22 Maret 2023 | Dilihat: 104 Kali

94 KK Korban Banjir Dapat Bantuan Pemda Buru

noeh21
    
Kabupaten Buru-Maluku | mapikornews.com - Sebanyak 94 Kepala Keluarga (KK) warga Desa Bara Kecamatan Air Buaya, korban banjir beberapa waktu lalu mendapat bantuan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Buru. Bantuan berupa sembako dan air mineral diserahkan langsung oleh Pj. Bupati Buru, DR. Jalaludin Salampessy di Desa Bara, Rabu (23/3/2023).

Turut hadir saat pemberian bantuan, ketua DPRD M. Rum Soplestuny, Ketua Penggerak PKK drg. Azizah Salampessy, Kepala Dinas Sosial La Hidi, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Oclaila Sulaiman dan Ketua Baznas  Ustat Fawzi. Salampessy, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Camat Air Buaya dan Kepala Desa Bara atas atensinya kepada warga besa Bara yang terdampak banjir.

Salampessy menjelaskan, bantuan yang diberikan saat ini bukan saja dari Dinas Sosial tapi juga dari Baznas Kabupaten Buru.

Salampessy mengatakan bahwa dirinya sudah diingatkan berulang kali oleh Ketua DPRD M. Rum Soplestuny terkait penanganan sungai sesegera mungkin sehingga masyarakat bisa terhindar dari bahaya banjir berikutnya, termasuk memberikan dukungan dari aspek legislasi terkait masalah stunting.

Salampessy menjelaskan, karena desa Bara juga merupakan locus stunting atau pertumbuhan anak-anak yang kurang normal, maka kehadiran ibu Ketua PKK dan rombongan dapat memberikan peringatan kepada para ibu untuk memperhatikan anaknya, kemudian memberikan suport kepada para suami untuk memberikan dukungan asupan gizi  yang cukup kepada para istri walaupun dalam kondisi bencana.

Salampessy pada kesempatan tersebut juga menekankan pentingnya memperhatikan agar anak-anak terhindar dari stunting.

Pada kesempatan yang sama, ketua DPRD Buru M. Rum Soplestuni dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran dirinya di desa Bara merupakan bentuk kepedulian sebagai anak daerah, sebagai wakil rakyat dan sebagai ketua DPRD untuk melihat langsung kondisi yang terjadi.

Kata Soplestuni, dirinya tidak pernah berhenti memikirkan solusi untuk masyarakat desa Bara. "Saya tidak pernah berhenti berusaha dan berkordinasin dengan Pj. Bupati untuk menangani semua persoalan yang terjadi, tugas saya sebagai wakil rakyat dan ketua DPRD mendorong eksekutif untuk penanganan masalah yang terjadi", kata Soplestuni.

Menurutnya, ia telah berbicara dengan Pj. Bupati agar di tahun 2023 ini sudah ada 'action' untuk merealisasi normalisasi sungai.

Kepala Dinas Sosial La Hidi, dalam laporannya menjelaskan, bahwa bencana yang terjadi di desa Bara bersamaan dengan di Air Mandidih, dan Unit 18. Menurtnya, bantuan yang diberikan sifatnya emergency dan sesuai protap, karena tugas dinas sosial adalah  menanggulangi korban bencana yang bersifat darurat dan hanya untuk tiga hari pertama", tuturnya.(NB)