20 Februari 2024 | Dilihat: 131 Kali

Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda Maluku Tengah, Nova Anakotta mewakili Penjabat Bupati Malteng Rakib Sahubawa membuka Persidangan ke-39 Jemaat GPM Masohi Klasis GPM di Masohi

noeh21
    
Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda Maluku Tengah, Nova Anakotta mewakili Penjabat Bupati Malteng Rakib Sahubawa membuka Persidangan ke-39 Jemaat GPM Masohi Klasis GPM di Masohi

MalukuTengah/Masohi||mapikornews.com_
Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda Maluku Tengah Dr.Nova Anakotta mewakili Penjabat Bupati Malteng Rakib Sahubawa membuka Persidangan ke-39 Jemaat GPM Masohi Klasis GPM di Masohi, Minggu ,18/2/2024.

Penjabat Bupati dalam sambutannya mengatakan, gereja sebagai mitra pemerintah daerah, telah banyak berkontribusi dan memberikan sumbangsih besar bagi kemajuan jemaat, masyarakat dan daerah ini.

“Dengan berkontribusi itulah maka kehadiran dan karyanya dalam memotivasi dan telah membangun kesadaran etik, moral, dan spiritualitas serta pembangunan fisik di tengah-tengah warga jemaat dan masyarakat,” ungkap Penjabat Bupati dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II, Nova Anakotta.

Sejalan dengan itu, menyadari bersama bahwa tantangan Gereja masa kini sangatlah kompleks di tengah-tengah kehidupan masyarakat yang pluralis, maka gereja mempunyai berbagai peranan, baik secara individual maupun secara organisasi dalam segala bidang untuk menatalayani masyarakat.

Bahkan, keterlibatan gereja dalam sektor publik tentunya merupakan bentuk reflektif iman Kristiani terhadap lingkungan sekitarnya.

Penjabat Bupati menitipkan beberapa hal penting untuk menjadi bagian dalam pergumulan jemaat GPM Masohi pada sidang ke-39 di antaranya, pertama, persidangan jemaat merupakan forum tertinggi pengambilan keputusan dalam struktur organisasi gereja tingkat jemaat.

Olehnya itu, persidangan ini janganlah dipandang hanya sebatas ritual pelaksanaan konstitusi GPM, tetapi yang jauh lebih penting adalah memaknai hakikat persidangan ini yaitu panggilan pelayanan iman, persaudaraan dan semangat kebersamaan dalam membangun jemaat.

Kedua, persidangan yang mengusung tema ‘Beritakanlah Tahun Rahmat Tuhan telah datang dan Kerjakanlah Keselamatanmu’ ini diharapkan akan menjadi sumber inspirasi dalam pelayanan oleh para peserta persidangan, pendeta dan pelayan bahkan seluruh warga jemaat.

Ketiga, saat ini Pemkab Malteng terus berupaya untuk menjawab berbagai dinamika pemerintahan dan tantangan yaitu penanggulangan kemiskinan ekstrem, inflasi, stunting serta berbagai permasalahan di masyarakat yang belum dapat dituntaskan.

Keempat, melalui upaya pembinaan dan penatalayanan yang dilaksanakan oleh GPM akan membangun dan menginspirasi kesadaran umat untuk terus membangun komitmen hidup damai dalam ikatan masyarakat yang majemuk dan beragam, membangun hidup bersama yang penuh cinta kasih, saling menghargai dan mempererat keberagaman yang pada akhirnya akan membangun kekuatan persatuan dan kesatuan masyarakat.

“Olehnya, selaku pemerintah kami akan terus bekerja sekuat tenaga untuk memastikan bahwa program pembangunan, pemberdayaan masyarakat dan pelayanan publik dapat terealisasi  dengan baik  dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Kedepannya, saya terus berharap dukungan dan sinergitas dari seluruh komponen masyarakat Malteng termasuk seluruh warga Jemaat GPM Masohi dalam membangun Malteng tersebut,” katanya.(MoL)