Maluku Tengah | mapikornews.com — Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah menggelar acara Pisah Sambut Kepala Kepolisian Resor Maluku Tengah.
Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Maluku Tengah, pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, pejabat TNI-Polri, Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Sabtu malam ,12 Juli 2026.
Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Kapolres Maluku Tengah yang baru, AKBP Widy Irawan beserta keluarga. Ia menegaskan mulai malam itu AKBP Widy dan keluarga telah menjadi bagian dari keluarga besar Maluku Tengah.
"Kami percaya, Bapak tidak datang sebagai orang asing. Daerah ini memiliki tantangan, tetapi juga memiliki masyarakat yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan kebersamaan. Dengan komunikasi yang baik dan semangat bersinergi, kita akan terus menjaga Maluku Tengah tetap aman, damai, dan kondusif," ujar Bupati Zulkarnain.
Pada kesempatan yang sama, Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolres lama, AKBP Herdi Meladi Kadir beserta keluarga atas dedikasi selama bertugas di Maluku Tengah.
"Dalam setiap dinamika, Bapak selalu hadir sebagai mitra pemerintah yang terbuka, bijaksana, dan siap bergandengan tangan demi kepentingan masyarakat. Yang masyarakat rasakan adalah hadirnya rasa aman dan tenang. Bagi saya, itulah pengabdian yang sesungguhnya," kata Bupati.
Bupati juga menyampaikan penghargaan kepada keluarga besar Polri yang telah ikut berkorban dengan ikhlas. Ia memohon maaf apabila selama kebersamaan terdapat hal-hal yang kurang berkenan.
"Perpindahan tugas memang memisahkan tempat, tetapi tidak akan memutuskan tali silaturahmi dan persaudaraan. Maluku Tengah akan selalu menjadi rumah yang menyimpan jejak pengabdian dan persahabatan Bapak beserta keluarga," ucapnya.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak Kapolres baru untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat. "Jabatan memiliki masa, tetapi pengabdian meninggalkan jejak. Waktu akan mengakhiri sebuah penugasan, namun ketulusan akan selalu menemukan jalan untuk dikenang," pungkas Zulkarnain. (MoL)