05 Desember 2025 | Dilihat: 534 Kali

Diduga Penerima Bantuan UMKM Usahanya BODONG Kades DAMES DAMAI Harus Bertanggung Jawab Secara Bermartabat.

noeh21
    
Diduga Penerima Bantuan UMKM Usahanya BODONG Kades DAMES DAMAI Harus Bertanggung Jawab Secara Bermartabat.

Lombok Timur-NTB//mapikornews. com

Ditengah kekisruhan dan kontroversi  mengenai banyaknya pemberitaan melalui media sosial maupun media online, terkait isu bantuan dana UMKM yang tidak tepat sasaran penerimanya saat ini diLombok Timur,membuat sebagian besar masyarakat diDesa Dames Damai Kecamatan Suralaga melakukan protes maupun kritikan atas kinerja Perangkat Desa yang tidak sesuai dengan visi&misinya dalam melayani masyarakat dengan amanah.Luapan kekecewaan masyarakat ini sangat beralasan karena sejak proses awal dalam melakukan seleksi administrasi terhadap para pelaku usaha di desa

Hal ini dilakukan secara sepihak dan ada unsur kesengajaan yang terencana, dalam memanipulasi data sewaktu menerbitkan Surat Keterangan Usaha. Hal inilah yang membuat masyarakat sudah hilang mosi tidak percaya terhadap kinerja perangkat desa 
yang baju seragam dan sepatu licinnya dibeli menggunakan uang rakyat, sudah tidak bekerja sesuai dengan tufoksi mereka sebagai pelayan masyarakat. Dengan adanya sikap kesewenang-wenangan nya dalam mengambil kebijakan yang jelas-jelaa merugikan masyarakat yang selayaknya mendapatkan hak mereka dari program bantuan UMKM ini.     
        
Kekisruhan ini diakibatkan dari ulah  mereka selaku pelayan masyarakat yang hanya mementingkan ego dalam kekuasaannya, mengakibatkan bantuan UMKM ini kebanyakan diterima oleh mereka yang bahkan tidak memiliki usaha sama sekali, karena demi mementingkan kelompok mereka saja sehingga dari daftar penerima bantuan didominasi oleh timsesnya kades saat pildes sebelumnya, orang dekat dan kerabat dekat keluarga kepala desa. 

Fakta inilah yang menjadi sorotan utama akan kinerja Kepala Desa yang  tidak amanah lagi dalam melaksanakan tugasnya. Padahal kata ''amanah'' sering disampaikannya disetiap waktu dan tempat acara, tapi itu hanya sebuah slogan yang tidak terbukti dan sudah tidak berharga sama sekali dimata masyarakat ucap salah satu tokoh masyarakat mewakili masyarakat lainnya. padahal dari jauh sebelumnya Dinas Koperasi Dan UMKM Kabupaten Lombok Timur sudah mengedarkan surat kesetiap desa dan kelurahan terkait program ini, agar disoaialisasikan kemasyarakat. 
dan hal inilah yang mereka tidak lakukan kemasyarakat sehingga berdampak bagi penerima yang tidak ada hak karena mereka kebanyakan Pengusaha ''bodong'' yang tidak memiliki usaha. 

Dalam situasi terpuruk akibat dari administrasi desa yang amburadul ini,, masyarakat berharap terutama kepada Kepala Desa untuk segera bersikap, terlebih beberapa waktu yang lalu bupati Lombok Timur : H. Haerul Warisin atau yang lebih akrab dipanggil H. Iron, melakukan jumpa pers dihadapan awak media diruang kerjanya sudah menyampaikan dengan jelas dan tegas, agar segera dilakukan perbaikan mulai dari tingkat desa, kecamatan maupun daerah untuk segera melakukan perbaikan berupa tindakan agar tidak muncul konflik ditengah masyarakat.

Langkah inilah yang belum dilakukan oleh jajaran Pemerintah Desa yang membuat warganya meminta kejelasan dan lewat kesempatan ini pula salah satu perwakilan pemudanya sangat menyayangkan sikap kadesnya yang sudah buta dan tuli dengan permasalahan masyarakatnya saat ini.

Jangan kepala desa hanya mendengar laporan kacungnya/orang dekat saja supaya masayarakat mendapatkan keadilan dari haknya, dan perlu diingat kalaulah desa Dames Damai ini bukan milik keluarga maupun kelompok tertentu saja, jangan merasa diri paling berjasa didesa ini sehingga semua cara dihalalkan demi kepuasan kelompok tertentu dan kerabat dekatnya.

Silahkan Kades lakukan tindakan nyata dan bila perlu coret nama penerima yang tidak memenuhi persyaratan, atau bagi para penerima yang merasa tdak berhak silahkan undurkan diri untuk menerima kalau anda masih punya budaya malu, seperti yang dilakukan didesa lainnya ucap nya dengan raut muka yang menampakkan kekecewaannya. 

Sampai dengan berita ini kami turunkan, Tim investigasi mapikornews.com NTB sudah berkali-kali menghubungi pihak kades Dames Damai untuk diminta klarifikasinya melalui  telepon dan WhatsApp tapi sedikitpun tidak ada respon dan kejelasan, tim investigasi Mapikor NTB akan tetap mengawal permasalahan ini sampai tuntas, sampai dengan adanya tindakan nyata dalam penyelesaian masalah ini dari pihak pemerintah desa Dames Damai. 

Pewarta (BMBG)