23 Februari 2024 | Dilihat: 1298 Kali

"Diharapkan Polda Maluku Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dana Sertifikasi"

noeh21
    
"Diharapkan Polda Maluku Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dana Sertifikasi"

Belum Ada Klarifikasi Polda Maluku Terkait Kasus Dana Sertifikasi

Maluku Tengah || mapikornews.com

Agar berita yang dipublikasi Akurat sesuai Fakta redaksi telah menyurati Polda Maluku, untuk meminta klarifikasi terkait tindak lanjut kasus Dana Sertifikasi Guru Kabupaten Maluku Tengah yang Raib dari Kas Bendahara Daerah akan tetapi sampai saat ini belum ada klarifikasi resmi melalui surat seperti yang dijanjikan.

Dalam rangka menindaklanjuti publikasi terkait Dana Sertifikasi Guru yang Raib dari Kas Bendahara Daerah Maluku Tengah, redaksi media Mapikor melalui Surat Nomor: 062/Lap/Konf-Klaf/II/2024, telah meminta Klarifisai pihak Polda Maluku mempertanyakan hasil penyelidikan yang telah dilakukan Polda Maluku baik kepada Kepala Dinas Pendidikan Tedi Salampesy maupun Pj. Bupati Maluku Tengah Rakib Sahubawa.

Seperti diketahui bahwa Dana Sertifikasi Guru, pada Kas Daerah raib alias tidak ada pada Kas Daerah, sehingga tunjangan para guru yang harus dibayarkan  pada Desember 2023 tidak bisa dilaksanakan karena Dana Sertfikasi tersebut dipakai Pj. Bupati Maluku Tengah Rakib Sahubawa untuk keperluan proyek lain atas perintahnya.

Kasus yang sempat jadi Tranding Topik di Maluku Tengah ini sudah masuk ranah hukum, para pemangku kebijakan mulai dari staf  pada kantor Dinas Pendidikan sebagian sudah diperiksa termasuk Kepala Dinas Pendidikan, Pj. Bupati Maluku Tengah Rakib Sahubawa juga sudah diperksa terkait kasus ini, akan tetapi sampai saat ini belum ada penetapan Tersangka dalam kasus ini oleh pihak Polda Maluku.

Sementara beberapa media online telah mempublikasikan bahwa berdasarkan informasi orang dalam Polda Maluku telah mengantongi nama tersangka dalam kasus ini akan tetapi kenyataannya sampai saat ini belum ada yang dinyatakan sebagai tersangka oleh pihak Polda Maluku terkait kasus ini, bahkan belum ada klarifikasi resmi pihak Polda Maluku kepada redakai media  Mapikor seperti yang dijanjikan.

Anehnya dalam kasus ini yang menjadi tanda tanya bagi masyarakt Maluku Tengah atas penarikan tim penyidik Polda Maluku yang ditempatkan di Polres Maluku Tengah terkait kasus ini baru 2 hari telah ditarik kembali, hal ini menimbulkan berbagai opini di masyarakat.

Kasus yang mengorbankan ribuan guru ini seharusnya jadi prioritas penegak hukum, Dana Sertifikasi Guru sebesar Rp.31 miliar rupiah tersebut berasal dari Kementerian Pendidikan berupa Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik, untuk membayar tunjangan sertifikasi, tunjangan khusus dan tunjangan tambahan pendapatan bagi para guru. 

Selain berharap agar pihak Polda Maluku segera memberikan klarifikasi resmi kepada redaksi media Mapikor sesuai keterangan yang diterima jurnalis media  Mapikor ketika mengantar surat konfirmasi bahwa klarifikasi akan diberikan mekalui surat kepada redaksi, terkait tindaklanjut kasus ini redaksi juga berharap adanya tindakan tegas Polda Maluku untuk mengumumkan siapa tersangka dalam kasus yang menyusahkan ribuan guru ini.