Laporan Masyarakat
Puluhan Exsapator Tambang Emas Liar Diduga Dibekengi Aparat Keamanan, Koordinator Inisial M Setoran Rp.70 Juta per 1 Unit per Bulan.
Sijunjung - Sumbar || mapikornews.com
Puluhan alat berat beroperasi pada tambang emas liar di Kabupaten Sijunjung terus berlanjut, hasil pantauan tadi malam dengan tim investigasi yang ada dilapangan melalui sambungan telepon bahwa alat berat masih terus beroperasi.
Sepertinya lancar lancar aja alat berat yang beroperasi pada tambang tambang liar yang ada di Sijunjung hal ini karena para pemilik tambang emas liar dengan alat beratnya merasa terlindungi karena adanya setoran kepada pihak aparat penegak hukum.

Seharusnya musibah yang menimpa saudara mereka di kabupaten lain yang ada di Sumatera Barat jadi perhatian serius, jika penambangan liar ini terus berlanjut bukan tidak mungkin Sijunjung akan sangat rawan bencana apalagi seperti diketahui bahwa lokasi para penambang liar di Sijunjung sebagian berada dipinggiran rumah rumah penduduk, dekat tempat fasilitas umum seperti sekolah bahkan berjarak kurang lebih 500 meter dibelakang kantor Polsek, anehnya sampai saat ini terkesan tidak ada tindakan tegas pihak aparat kepolisian.
Berdasarkan pengakuan Oknum berinisial M, yang sempat direkam audio, bahwa dia adalah adalah koordinator untuk pengamanan para penambang emas liar beserta alat beratnya dengan konsekuensi setoran sebesar Rp.70 juta perbulan, jika diakumulasi contohnya 30 alat berat yang beroperasi total yang diterima bisa mencapai 2,1:miliar perbulan.
Dana koordinasi pengamanan alat berat tersebut kemudian dibagikan kepada beberapa instansi terkait termasuk untuk pihak aparat keamanan, sehingga para penambang emas liar tersebut bisa menambang dengan aman tanpa ada gangguan berupa razia dan lain sebagainya.
Menurut oknum M, terkait penambangan emas liar tersebut sudah berlangsung lama mencapai puluhan tahun begitu juga terkait koordinasi pengamanan Tambang emas liar tersebut, dengan alasan guna membantu kemaslahatan kehidupan masyarakat yang ada di Kabupaten Sijunjung, menurutnya jika tidak ada penambang emas liar yang beroperasi maka pasar pasar yang ada di Sijunjung sepi pengunjung.
Pernyataan oknum M, redaksi mapikotnews.com akan mengkonfirmasi untuk meminta klarifikasi Kapollda Sumatera Barat dan Kapolres Sijunjung melalui surat resmi serta sebagai bukti pada lampiran surat laporan kepada berbagai instansi terkait yang segera akan dilayangkan.
Tim