07 Januari 2026 | Dilihat: 194 Kali

UNGKAP Selisih Puluhan Miliar Laporan Keuangan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Diduga Kuat Ada Korupsi.

noeh21
    
"UNGKAP"
Selisih Puluhan Miliar Laporan Keuangan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Diduga Kuat Ada Korupsi 

Kabupaten Bogor || mapikornews.com -

Sampai saat ini sahabat pers belum menerima rincian penggunaan anggaran tahun 2024 dari dinas kesehatan kabupaten Bogor terkait anggaran BPJS gratis untuk masyarakat dalam rangka program Universal Health Coverage (UHC)

Temuan perbedaan selisih anggaran dan jumlah peserta JKN antara dinas kesehatan kabupaten Bogor dengan kantor BPJS Cabang Cibinong terindikasi kuat adanya kerugian negara, selisih perbedaan tersebut mencapai puluhan miliar rupiah.

Melalui surat resmi sahabat pers meminta rincian laporan keuangan tersebut akan tetapi sekertaris dinas kesehatan kabupaten Bogor Irman Gapur tidak memberikan dengan alasan bahwa itu rahasia negara, alasan yang menurut sahabat pers tidak masuk akal.

Seharusnya sebagai seorang publik figur apalagi dengan sederet titel pasti paham terkait apa itu Rahasia Negara, biar sekertaris dinas kesehatan kabupaten Bogor Irman Gapur pahami bahwa anggaran BPJS gratis yang digelontorkan pemerintah adalah untuk membantu masyarakat jadi masyarakat harus tau sejauh mana penggunaan anggaran tersebut.

Jadi alasan rahasia negara terkesan hanya akal akalan saja untuk tidak memberikan rincian tersebut oleh Irman Gapur adalah tindakan Pembohongan Publik sehingga melanggar ketentuan undang- undang Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik (KIP)...........
 
Dugaan kuat bahwa pembohongan publik yang dilakukan sekertaris dinas kesehatan kabupaten Bogor Irman Gapur ialah untuk menutupi indikasi korupsi puluhan miliar rupiah pada dinas kesehatan seperti yang tertera pada selisih laporan keuangan keuangan antara kantor BPJS Cabang Cibinong dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.

Jurnalis mapikornews.com biro kabupaten Bogor akan Bongkar kasus ini, laporan yang sudah masuk ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan terus ditindaklanjuti serta akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas.

Tim biro Bogor (mapikornews.com)