16 Maret 2024 | Dilihat: 606 Kali

KPK Terus Usut Kasus Mantan Wali Kota Pangkalpinang: Tanda-tanda Naik Penyidikan Muncul?

noeh21
    
Jakarta | mapikornews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengintensifkan upayanya dalam penyelidikan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Mantan Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil. Informasi terbaru yang diperoleh menunjukkan adanya tanda-tanda kemajuan dalam penyidikan, yang membuat publik menantikan perkembangan lebih lanjut terkait kasus tersebut. Sabtu (16/3/2024).

Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri, mengungkapkan bahwa tim penyelidik masih aktif dalam mengumpulkan bukti terkait asal-usul harta Maulan Aklil yang dianggap mencurigakan. 

Meskipun belum ada informasi yang pasti mengenai langkah apa yang akan diambil oleh KPK selanjutnya, namun Ali menegaskan bahwa apabila ada perkembangan dalam status penyelidikan kasus ini, informasi akan segera disampaikan kepada publik.

Sebelumnya, Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan, telah menyatakan bahwa kasus mantan Wali Kota Pangkalpinang telah naik ke tahap penyelidikan. 

Namun, belum ada rincian detail yang diungkapkan terkait dugaan korupsi yang sedang diselidiki oleh KPK. Kasus ini juga tidak berdiri sendiri, karena KPK juga tengah menyelidiki dugaan korupsi yang melibatkan pejabat lainnya, seperti mantan Kepala BPN Jaktim, Sudarman, dan Sekda Provinsi Jatim, Adhy Karyono.

Meskipun sebelumnya KPK menyatakan belum menemukan kejanggalan terkait harta Maulan Aklil dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), namun hal ini tidak menghentikan langkah penyidikan. 

Hal ini didasarkan pada fakta bahwa sebelum menjadi pejabat publik, Maulan Aklil memiliki latar belakang sebagai pengusaha, sehingga sumber kekayaannya dapat dipertanggungjawabkan.

Namun, fokus penyidikan tidak hanya terbatas pada asal-usul kekayaan Maulan Aklil. KPK juga melakukan analisis terhadap rekening bank miliknya untuk mengetahui adanya penerimaan yang mencurigakan. 

Namun, hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada transaksi yang mencurigakan yang terjadi pada rekening bank Maulan Aklil.

Namun, sorotan terhadap kasus ini semakin tajam karena adanya dugaan gaya hidup mewah yang dipamerkan oleh keluarga Maulan Aklil. Istri Maulan, Monica Haprinda, seringkali memamerkan barang-barang mewah seperti tas merek ternama dengan nilai yang mencapai ratusan juta rupiah. 

Hal ini menambah kompleksitas kasus dan memperkuat kecurigaan terhadap asal-usul kekayaan dan sumber pendapatan keluarga mantan Wali Kota Pangkalpinang.

Dalam konteks ini, KPK diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap proses penyelidikan dan mengungkap kebenaran di balik dugaan korupsi yang melibatkan pejabat publik tersebut. 

Publik pun menantikan perkembangan lebih lanjut dari langkah-langkah KPK dalam menangani kasus ini sebagai bagian dari upaya memerangi korupsi dan memastikan keadilan berlaku untuk semua pihak. (Red/RF)

(Sumber : tvonenews.com)