23 Maret 2023 | Dilihat: 788 Kali

LSM IIK, Apresiasi Sikap Tegas Charles Amos Corputty

noeh21
Ketua Umum LSM Indonesia Investigasi Korupsi (IIK) Drs Ahmad Zulnaini SH. M.Si.
    
Ketua Umum LSM IIK, “Sudah Seharusnya Sebagai Putra Daerah Bersikap Tegas Seperti Pak Amos Demi Untuk Kemaslahatan Masyarakat NTT”

Jakarta | mapikornews.com – Sebagaimana dikutip dari A1 Channel.com, Charles Amos Corputty menegaskan bahwa Saham Seri B Bank NTT miliknya tidak diperjual belikan merupakan sikap terpuji sebagai anak daerah, jelas Ketua Umum LSM Indonesia Investigasi Korupsi (IIK) Drs Ahmad Zulnaini SH. M.Si.

Menrut Zulnaini sudah seharusnya masyarakat NTT memberikan apresiasi terhadap sikap tegas Amos tersebut, itu artinya perkembangan terkait kemajuan dan perkembangan Bank NTT masih bisa terus dipantau oleh para pemegang saham, jika saham Bank NTT dibeli semua oleh pemerintah daerah NTT, maka saham Bank NTT adalah seutuhnya milik pemerintah NTT, kalua sudah seperti itu maka tidak perlu lagi adanya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)

Yang jadi pertanyaan menurut Zulnaini, kenapa pemerintah daerah NTT ingin membeli semua saham Seri B Bank NTT, apakah dengan membeli saham Seri B Bank NTT demi kepentingan perseroan dan menjaga reputasi Bank NTT, ataukah hanya kepanikan dari jajaran direksi dan pemegang saham mayoritas yang terkesan tidak transparan terkait laporan keuangan kepada publik, transparansi kepada publik yang ditayangkan berbagai media di NTT hanya program program yang kesemuanya terkesan keberhasilan Bank NTT.

Sementara terkait temuan kami adanya Penyimpangan Laporan Keuangan sama sekali tidak direspon jajaran Direksi Bank NTT, kalua memang pengelolaan Bank NTT benar silahkan Direktur Utama Bank NTT bisa langsung memberikan statemen kepada publik dan tunjukan kebenarannya  kepada publik bahwa tidak ada rekayasa pada laporan keuangan tersebut, jangan memakai tangan orang lain seperti ketua OJK NTT Japarmen Manalu, yang hanya bisa berkoar terkait kebenaran tapi tidak menjelaskannya secara ilmiah seperti yang dijelaskan LSM IIK.

Yang pasti bahwa jika saham Seri B dibeli semua oleh pemegang saham mayoritas maka tidak ada lagi fungsi control terhadap Bank NTT, sesuai ketentuan berdasarkan ilmu ekonomi bahwa jika suatu bidang usaha dijalankan tanpa adanya fungsi control maka bidang usaha tersebut tidak akan mampu bertahan lama, kaluapun mampu bertahan banyak borok yang ditutupi agar terlihat seolah olah tetap baik.

Yang perlu saya jelaskan bahwa Bank NTT adalah Bank milik Pemerintah NTT, itu berarti Bank NTT adalah milik masyarakat NTT, artinya masyarakat NTT bisa memantau dan bisa memberikan masukan jika ada terjadi hal hal yang berakibat merugikan Bank NTT, dan menurut saya apa yang dilakukan Charles Amos Corputty adalah wajar saja, ketika dia red Amos merasa ada hal hal yang harus diluruskan agar jangan sampai Bank NTT dirugikan itu hal yang biasa, apalagi Amos sendiri adalah salah seorang pemegang saham Seri B.

Apakah Charles Amos Corputty punya salah ? Seperti yang ditegaskan Amos kepada A1 Channel.com, bahwa Amos harus meminta maaf, pertanyaan Amos minta maaf ke siapa dan karena apa sehingga harus minta maaf, hal ini dinyatakan Amos karena Amos tidak merasa berbuat salah, kalua terkait dengan pemberitaan, media sudah punnya standar SOP jelas, dalam mempublikasikan suatu pemberitaan, seharusnya Direksi Bank NTT transparan, jelaskan apa kesalahan Charles Amos Corputty agar tidak menimbulkan Preseden buruk terhadap kinerja pengelolaan Bank NTT. (Redaksi)