30 April 2023 | Dilihat: 479 Kali

Ahli Waris Selalu Kooperatif Terhadap Sengketa Gedung Medan Warenhuis, Pemkot Medan Arogan

noeh21
    
Medan | mapikornews.com — Ahli Waris G. Daliph Singh Bath mengharapkan Pemkot Medan untuk menyelesaikan sengketa ini bersama ahli waris. Untuk kemajuan kota Medan ke depan Bebas Mafia Tanah sekaligus meningkatkan PAD kota Medan dan berguna untuk masyarakat kota. Kepemilikan Warenhuis sangat jelas dan diharapkan semua pihak dapat menghormatinya.

Pendirian dan pembangunan Warenhuis murni menggunakan uang swasta dan kemudian dibeli oleh ODB yang juga merupakan pihak Swasta. Hali ini dikatakan ahli waris berapa waktu lalu Sabtu (29/04/2023).

Ahli waris dari almarhum G. Dalipsingh Bath, pemilik PT. Oranje Bioskop Bedrijven PT. ODB Medan melakukan live secara langsung dari depan gedung Warenhuis eks bioskop EMPIRE bersama dengan Forum Komunitas Anak Medan, dalam keterangannya ahli waris diwakili Ray Pitty ST menyapa semua masyarakat dengan menyatakan tegas bahwa gedung Warenhuis ini ada pemiliknya. Ada ahli warisnya, ada yang mengawasi dan menguasai fisiknya. Ahli Waris selalu kooperatif atas masalah ini, namun Pemkot Medan tidak menunjukkan hal yang sama."jelasnya.

Forum komunikasi anak Medan FORKAM menyatakan "penyesalannya dan turut prihatin terhadap sengketa berkepanjangan terkait gedung bersejarah Medan Warenhuis yang dahulu merupakan bekas Supermarket dan Bioskop EMPIRE.

Forkam mendukung ahli aaris Medan Warenhuis, serta keterbukaan informasi yang sebenar benarnya terhadap sejarah Warenhuis. Forkam mengharpkan agar Pemkot Medan dapat menyelesaikan sengketa Ini bersama ahli waris. Forkam mengharapkan segera Medan bebas Mafia Tanah. Tolong Pak Joko Widodo persoalan ini agar dapat diselesaikan dan dicari jalan keluarnya."harap Jack Medan.

Ray Pitty melansir dari berita Media Indonesia Online tertanggal 11/07/ 2022 Presiden Joko Widodo Mengundang Gubernur Edy Rahmayadi untuk menghadiri rapat terbatas di Istana Negara Jakarta.

Agenda tersebut untuk menjelaskan perihal konflik lahan yang terjadi di wilayah Sumatera Utara. Kepada Kepala Negara, Edy mengaku bahwa sengketa tanah menjadi salah satu masalah besar di wilayahnya. Kasus sengketa lahan terbesar ada di wilayah Sumatera Utara. Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar mafia tanah digebuk habis."tutup cucu almarhum G. Daliph Singh Bath pemilik Gedung Medan Warenhuis. (Rst)