8 Juni 2026 | Dilihat: 16 Kali

Bardian Zakaria Nahkodai SMSI Babel 2026-2030, Siap Perkuat Sinergi dan Majukan Industri Pers Siber

Bardian Zakaria Nahkodai SMSI Babel 2026-2030, Siap Perkuat Sinergi dan Majukan Industri Pers Siber
Musyawarah Provinsi SMSI Kepulauan Bangka Belitung Ke III "Memperkuat Soliditas Media Siber Yang Profesional Independen dan Berintegritas", Balai Betason Kantor Walikota Pangkalpinang, Minggu (7/6/2026)

Pangkalpinang | mapikornews.com – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung resmi memasuki era kepemimpinan baru. Melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) III yang digelar di Ruang Pertemuan OR Pemerintah Kota Pangkalpinang, Minggu (7/6/2026), Bardian Zakaria ditetapkan sebagai Ketua SMSI Babel Periode 2026-2030.

Penetapan tersebut menjadi puncak agenda Musprov III SMSI Babel yang berlangsung penuh semangat kebersamaan dan kekeluargaan. Sidang pleno yang menetapkan Bardian sebagai ketua terpilih disaksikan langsung oleh Sekretaris Jenderal SMSI Pusat, Makali Kumar, SH, serta Dewan Penasihat SMSI Babel, Rikky Fermana dan Agus Heriayadi.

Momentum Musprov ini menjadi tonggak penting bagi organisasi perusahaan pers siber terbesar di Indonesia tersebut dalam memperkuat konsolidasi internal sekaligus menyiapkan langkah strategis menghadapi tantangan industri media yang terus berkembang di era digital.

Dalam sambutan perdananya sebagai ketua terpilih, Bardian Zakaria mengajak seluruh anggota SMSI Babel untuk memperkuat soliditas organisasi dan membangun kolaborasi yang produktif dengan berbagai pihak.

Menurutnya, para pengurus dan anggota SMSI merupakan para pemimpin perusahaan media atau Chief Executive Officer (CEO) yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keberlangsungan industri pers sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

"Kita ini para pemimpin perusahaan media yang tergabung dalam satu wadah. Karena itu, semangat kebersamaan dan persahabatan harus terus dijaga agar SMSI menjadi organisasi yang semakin kuat dan memberi manfaat bagi seluruh anggota," ujar Bardian.

Ia menegaskan, kepengurusan baru akan fokus memperluas jaringan kemitraan dengan pemerintah, dunia usaha, institusi pendidikan, serta berbagai stakeholder lainnya guna membuka peluang pengembangan usaha media dan meningkatkan kesejahteraan anggota.

"Kami berharap kerja sama yang telah terjalin selama ini dapat semakin diperkuat. Dengan kolaborasi yang baik, industri media siber di Bangka Belitung akan semakin maju dan anggota SMSI dapat tumbuh bersama secara berkelanjutan," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal SMSI Pusat **Makali Kumar SH** dalam orasi organisasinya menyampaikan berbagai capaian besar SMSI sejak didirikan pada 13 Maret 2017.

Menurut Makali, SMSI saat ini telah menjelma menjadi organisasi perusahaan pers siber terbesar di dunia dengan jumlah anggota mencapai 3.181 perusahaan media yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Jumlah tersebut bahkan mengantarkan SMSI meraih penghargaan Rekor MURI sebagai organisasi media siber dengan anggota terbanyak.

Ia menegaskan bahwa keberadaan SMSI sebagai konstituen resmi Dewan Pers merupakan capaian strategis yang menunjukkan eksistensi dan peran penting organisasi dalam pembangunan pers nasional.

"Pers adalah pilar keempat demokrasi setelah eksekutif, legislatif dan yudikatif. Pers menjadi ujung tombak dalam menjaga kehidupan demokrasi yang sehat. Karena itu, jika bangsa ini ingin maju dan besar, maka pers harus diberi ruang untuk berkembang dan semakin profesional," tegas Makali.

Menurutnya, tantangan dunia media saat ini semakin kompleks. Selain menghadapi tekanan ekonomi dan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat, media juga harus berhadapan dengan maraknya penyebaran hoaks serta banjir informasi yang tidak terverifikasi.

Namun demikian, Makali optimistis media-media yang tergabung dalam SMSI akan tetap menjadi rujukan utama masyarakat karena mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional dan bertanggung jawab.

"Kami mengibaratkan produk jurnalistik SMSI seperti air mineral. Ketika terjadi banjir air keruh, masyarakat tetap mencari air yang bersih dan sehat untuk dikonsumsi. Begitu pula dengan informasi. Saat masyarakat dibanjiri berbagai informasi yang belum tentu benar, mereka akan mencari media yang kredibel dan terpercaya," ujarnya.

Makali juga mengingatkan pentingnya membangun sinergi yang kuat antara pengurus daerah dengan pengurus pusat serta seluruh mitra strategis di daerah. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kunci untuk memperkuat posisi SMSI sebagai organisasi yang memiliki peran penting dalam perkembangan industri pers nasional.

Sebagai konstituen Dewan Pers, lanjut Makali, SMSI saat ini aktif dilibatkan dalam berbagai pembahasan strategis tingkat nasional, mulai dari revisi sistem verifikasi media siber, penyusunan kebijakan pers nasional, hingga pembentukan yayasan yang bertujuan memperkuat perlindungan dan keberlanjutan jurnalisme Indonesia.

"Karena itu, kita harus bangga dan percaya diri. SMSI adalah rumah besar bagi perusahaan pers siber Indonesia. Organisasi ini hadir bukan hanya untuk memperkuat industri media, tetapi juga untuk memastikan seluruh anggotanya memiliki kesempatan berkembang, berdaya saing, dan hidup lebih sejahtera," tegasnya.

Musprov III SMSI Babel diharapkan menjadi momentum kebangkitan baru bagi perusahaan-perusahaan pers siber di Bangka Belitung. Dengan kepemimpinan Bardian Zakaria untuk periode 2026-2030, SMSI Babel diharapkan mampu memperkuat profesionalisme media, meningkatkan kualitas jurnalisme, memperluas jejaring kemitraan, serta menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan daerah yang lebih maju dan berkelanjutan. (RF/KBO Babel)