5 Agustus 2026 | Dilihat: 22 Kali

Bupati Maluku Tengah Buka Forum UHC dan Kemitraan Faskes Tahun 2026

Bupati Maluku Tengah Buka Forum UHC dan Kemitraan Faskes Tahun 2026

Maluku Tengah | mapikornews.com – Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir, SP, M.AP, secara resmi membuka Forum Komunikasi Implementasi Strategi Penguatan Rekrutmen dan Reaktivasi Peserta dalam rangka terikat Universal Health Coverage (UHC) yang Berkualitas dan Forum Kemitraan Pengelolaan Fasilitas Kesehatan Tingkat Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2026,.

Kegiatan yang digelar di Masohi ini menghadirkan Ketua Komisi IV DPRD Maluku Tengah, Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Ambon dan Cabang Masohi, para pimpinan OPD, direktur rumah sakit, kepala puskesmas, serta mitra penyelenggara Program JKN.Senin, 04/08/2026.

Bupati Zulkarnain dalam segala hal menegaskan komitmen Pemkab Maluku Tengah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan. Ia menyebut UHC sebagai indikator penting keberhasilan pembangunan kesehatan.

“UHC adalah kondisi di mana seluruh masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang bermutu tanpa mengalami kesulitan finansial. Namun kita tidak hanya membicarakan soal jumlah peserta JKN yang mendaftar, tetapi juga memastikan kepesertaannya tetap aktif, layanan mudah diakses, dan masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” ujar Bupati.

Bupati menyampaikan forum ini memiliki peran strategi untuk menyusun langkah konkret memperkuat rekrutmen peserta baru, mengaktifkan kembali peserta non-aktif, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjadi peserta aktif Jaminan Kesehatan Nasional.

Melalui Forum Kemitraan Pengelolaan Fasilitas Kesehatan, ia berharap koordinasi antar pemangku kepentingan semakin kuat. Bertujuan untuk meningkatkan pelayanan bersama, menyelesaikan kendala operasional di lapangan, serta membangun komitmen pelayanan kesehatan yang cepat, mudah, adil, dan berkualitas.

Bupati juga menyoroti sejumlah tantangan penyelenggaraan JKN, mulai dari perubahan kondisi sosial ekonomi, mobilitas penduduk, pemenuhan iuran peserta mandiri, hingga pemerataan kualitas pelayanan.

Ia mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi dan komunikasi.

“Dengan semangat gotong royong dan kemitraan yang baik, saya yakin target UHC yang berkualitas di Kabupaten Maluku Tengah dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan,” tegasnya. (MoL)