16 November 2024 | Dilihat: 262 Kali

DPP Ormas Badak Banten BB Atang Solihin alias Bangkol Angkat Bicara Karena Menyayangkan Pernyataan Amir Hamzah Pada Debat Pilkada Lebak, Dirinya Sudutkan Pj Bupati Gunawan Rusminto

DPP Ormas Badak Banten BB Atang Solihin alias Bangkol Angkat Bicara Karena Menyayangkan Pernyataan Amir Hamzah Pada Debat Pilkada Lebak, Dirinya Sudutkan Pj Bupati Gunawan Rusminto
Lebak-Banten | mapikornews.com —Berlangsungnya Debat Pilkada Lebak, (Pilbup) periode 2024-2029 yang digelar di Stasiun Kompas Tv jakarta, Kamis (14/11/2024) berlangsung tertib, ketiga paslon saling memaparkan solusi untuk pembangunan Daerah kedepannya.

Namun berlangsungnya debat tersebut menjadi sorotan publik, karena di anggap Amir Hamzah sosok calon wakil (PASLON) nomor urut 01, blak-blakan menuding Pj Bupati Lebak Gunawan Rusminto tidak mampu membenahi Kabupaten Lebak, hal ini yang membuat DPP Ormas Badak Banten angkat bicara karena lucu nya denger pembicaraan pak Amir kata Bangkol,

"Pak Amir janganlah salahkan orang lain, kan Pj Bupati Gunawan Rusminto baru juga menjabat lebih kurang tiga bulan, bagaimana mau berbenah Lebak, orang waktu bapa jadi wakil lima tahun aja ga ada perubahan, jadi kalau menurut saya koreksi diri dulu pa, kalau kita sudah benar baru nyalahin orang lain," saran bangkol.

DPP Ormas Badak Banten BB Bangkol menyayangkan paparan dan tudingan dirinya terhadap sosok Pj Bupati yang samasekali tidak punya ranah dalam konteks perdebatan para calon Kepala Daerah Kabupaten Lebak.

Ini kata Bangkol "Ngapain itu pak Amir nyalahin Pj Bupati, kan pak Pj tidak ada kaitannya dengan perdebatan Pilkada, aduuh," ujarnya.

Terlebih pada sesi tertentu, Hasbi-Amir tidak memahami aturan debat yang sudah ditentukan, karena sebelum acara debat dimulai sejumlah aturan telah dibacakan oleh pihak penyelenggara, melalui reporter kompas tv, bahwa debat tersebut tidak boleh saling menyerang, maka disitulah Sumber Daya Manusia (SDM) dipertaruhkan Dimata publik, sehingga Bangkol menganggap Paslon 01 tidak ta'at aturan demi mendapatkan kepuasan dan kebanggaan seolah mereka yang terbaik diantara paslon lainnya.

Lanjut bangkol, "Ini kan perdebatan ada aturannya, apa paslon 01 gadenger apa yang disampaikan oleh penyelenggara kalau sesi debat tersebut ga diperbolehkan saling menyerang, maka disitulah SDM di pertaruhkan terhadap publik, ngaku mah orang pinter tapi malah kebelinger," tandas dengan candanya.

Selanjutnya paparan Amir Hamzah dikutip dari video debat.

“Saya hanya mengingatkan, kita calon pemimpin kita harus realistis jangan ambisius karena ada target-target yang bisa kita raih, jangan hanya menindak calon pemilih dengan janji yang fantastis dan janji yang mengawang-ngawang papar Amir.

Sisi lain Amir menyebut, "Suatu program harus disesuaikan dengan kondisi keuangan yang ada di Daerah tersebut sebelum programnya dipaparkan kelayak publik, dan saya hapal dan saya sebelum bikin program ini saya tanya terlebih dahulu terkait kondisi keuangan daerah kita, itu tidak sembarangan,” kata Amir.

Amir juga soroti kinerja Pj Bupati Lebak terkait penanganan banjir.

"Karena ini Bupati, Pj saja kan kesusahan,  menanggulangi banjir saja tidak bisa, nah ini tidak ada uangnya, ini contoh jadi jangan bombastis realistis lah, saya paham itu, pengalaman saya itu," tutupnya.

Sisi lain menjawab pertanyaan Amir Hamzah, Sanuji paparkan keberhasilan kepemimpinannya, yang telah sukses  menaikkan Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) pada saat dirinya menjabat wakil Walikota Cilegon sebesar Rp,1,2 triliun per tahunnya.

"Tidak ada yang tidak mungkin pak Amir, kami akan berupaya keras, untuk bagaimana caranya menaikkan PAD di Kabupaten Lebak saya tahu dan saya paham PAD Lebak 400 miliar,"tegasnya.

Lanjut, "dan saat saya menjabat wakil Walikota Cilegon saya bisa buktikan saya menaikkan PAD kota Cilegon menjadi 1,2triliun pertahunnya, dan gaji RT/RW satu juta per bulan, para kader mendapat gaji enam ratus ribu rupiah," tutup Sanuji.

Tentunya tidak ada hal sulit jika kita mau berupaya, ujarnya. (Asp/tim)