13 Mei 2024 | Dilihat: 338 Kali

Dua Unit Mobil Truk Diduga Berisi Barang Ilegal Milik Inisial A Ditemukan Dipelabuhan ASDP Namlea

Dua Unit Mobil Truk Diduga Berisi Barang Ilegal Milik Inisial A Ditemukan Dipelabuhan ASDP Namlea
Pulau Buru-Maluku | mapokornews.com - Dua unit mobil bak tinggi diduga berisi barang ilegel berupa kapur kurang lebih 1000 karung dan dicurigai beisi bahan beracun berbahaya (B3) ditemukan di pelabuhan ASDP Namlea Ibukota Kabupaten Buru Maluku. Minggu,12/5/2024. 

Dan di curigai kuat pemilik barang haram tersebut inisial A. Informasi yang di pantau langsung oleh media ini, 
pemilik barang haram tersebut atas nama Hj Ana istri dari oknum Polairud, yang bertugas di Ambon, barang haram tersebut awalnya di angkut dari kontener pelabuhan Galala Ambon menuju pelabuhan Namlea menggunakan KM Temy berhasil di sita oleh anggota polisi, dan di panatu langsung oleh media, dan barang haram itu akan di bawah ke tambang emas Gunung Botak untuk di pakai .

Sampai berita ini naik belum ada informasi apa pun dari Kapolres dan juga bagian Reskrim yang memeriksa barang haram tersebut 

Ironisnya pengamanan Polres Buru terkait barang terlarang B3 di pelabuhan Namlea Kabupaten Buru di anggap tertutup dan tidak transparan 
sehingga barang haram tersebut masuk keluar seenaknya saja tanpa ada pengawalan .

Mobil truk bak tinggi roda 6 itu di bawa ke Polres Buru untuk penyelidikan selanjutnya, sampai siang ini belum ada informasi barang tersebut mau di bawah ke mana 

Keterangan resmi dari polres belum ada sampai sekarang, dari Reskrim sampai sekarang belum ada keterangan dan Hj Ana ini sudah sering kali penjual belikan kapur tapi di curigai terselib B3. Dan pastikan barang yang di muat di dua mobil  truk ini tidak bisa di keluarkan dari Polres Buru

Menurut keterangan dari dua pengemudi mobil truk, yang berinisial (N) dan (OM) ini mengatakan bahwa kami baru di minta keterangan, dan di minta surat-surat mobil saja sementara hasil telphone whatsapp ibu Hj Ana yang tadinya ada di Ambon, beberapa jam kemudian telpone suda ada di unit 18. Dan katakan saya suda sering menjual kapur karena saya punya surat ijin SITU, SIUP lengkap. Dan toko-toko bangunan di Ambon juga menjual kapur, saya di Ambon punya toko nama toko saya NAGA MAS, dan barang saya mau di bawa ke unit 18 /wamsait di TOKO BUMI AYU JALUR E. Karena mereka beli dari saya ujarnya.(NB)