Ferdiansyah Ajak Masyarakat Bahas 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara
Ferdiansyah Ajak Masyarakat Bahas 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara
Garut - Jawa Barat | www.MAPIKORnews.Com
Sekretaris Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Fraksi Partai Golkar Ferdiansyah SE., MM melaksanakan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Hotel Harmoni Garut, Jalan Cipanas Tarogong Kaler Kab. Garut. Kamis, (20/07/2023).
Kegiatan dengar pendapat tersebut diikuti oleh 150 orang yang terdiri dari berbagai kecamatan di Garut, yaitu Tarogong Kidul, Garut Kota, Sukawening, Sukaresmi, Cikajang, Cisurupan, Wanaraja, Karangpawitan, Cilawu, Pasirwangi, Bayongbong, dan Banyuresmi.
Dalam kesempatan itu, Ferdiansyah kembali menekankan pentingnya Pancasila sebagai dasar negara dan implementasinya dalam kehidupan sehari-hari.
"Pancasila dan UUD NRI 1945 sebagai falsafah dan konstitusi negara ini dimaksudkan untuk memberikan arahan dalam pelaksanaan pembangunan nasional, dengan tujuan untuk mewujudkan kondisi yang diinginkan baik jangka menengah maupun jangka panjang. Sehingga, secara bertahap cita-cita bangsa Indonesia seperti yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945 dapat dicapai," jelas Ferdiansyah.
Menurut Ferdiansyah, Kegiatan ini merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap anggota DPR/MPR-RI karena menyampaikan sosialisasi ini kepentingannya menjaga keutuhan persatuan berbangsa dan bernegara.
Anggota DPR RI Komisi X, Ferdiansyah, S.E., M.M. mengatakan empat pilar kebangsaan
penting dipahami dan ditanamkan pada generasi bangsa Indonesia. Karena, banyak
kepentingan bangsa lain terhadap indonesia di era globalisasi yang dapat melunturkan
pemahaman kebangsaan kita.
"Untuk itu, empat pilar kebangsaan ini harus kita maknai sebagai alat untuk membangun
bangsa kita sendiri," ujarnya.
Lanjutnya, beberapa poin penting yang terdapat dalam empat pilar kebangsaan tersebut
mencakup Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
Melalui sosialisasi, setidaknya pihaknya dapat memberi pemahaman bagi masyarakat tentang
kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini. Lebih dari itu berbagai konflik yang sedang
maupun yang akan terjadi di negeri ini agar dapat diredam atau diselesaikan dengan baik.
"Kita sebagai masyarakat yang majemuk harus menjunjung tinggi pancasila sebagai
pemersatu bangsa," tegasnya.
Ferdiansyah menambahkan bahwa sosialisasi ini merupakan agenda rutin turun menyapa
konstituen di daerah pemilihannya.
Ia juga menyampaikan Lahirnya Pancasila adalah judul pidato yang disampaikan oleh
Soekarno dalam sidang Dokuritsu Junbi Cosakai (bahasa Indonesia: "Badan Penyelidik Usaha
Persiapan Kemerdekaan") pada tanggal 1 Juni 1945. Dalam pidato inilah konsep dan rumusan
awal "Pancasila" pertama kali dikemukakan oleh Soekarno sebagai dasar negara Indonesia
merdeka.
Pancasila adalah pandangan hidup bagi bangsa Indonesia yang asas-asasnya wajib diamalkan
agar tercipta kehidupan yang aman dan tentram serta selaras dengan perintah Tuhan Yang
Maha Esa. Selain itu, kita juga harus mengetahui dan memahami sejarah Pancasila agar kita
selalu menghargai dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila. (Saiddani)