26 September 2025 | Dilihat: 547 Kali

Hasil Investigasi Lapangan LSM Indonesia Investigasi Korupsi, Pekerja Proyek Menggunakan APD Lengkap

Hasil Investigasi Lapangan LSM Indonesia Investigasi Korupsi, Pekerja Proyek Menggunakan APD Lengkap
Hasil Investigasi Lapangan LSM Indonesia Investigasi Korupsi, Pekerja Proyek Menggunakan APD Lengkap

Batusangkar || mapikornews.com

PT. Kalber Reksa Abadi kepada tim investigasi nasional LSM Indonesia Investigasi Korupsi menjelaskan bahwa pekerja pada proyek pembangunan gedung rawat inap anak dan remaja RSU Prof Dr. Ali Hanafiah sudah sesuai standar peraturan yang berlaku.

Kepada media mapikornews.com ketua tim investigasi nasional LSM Indonesia Investigasi Korupsi Yasri menjelaskan bahwa "saya turun langsung kelapangan menyaksikan seluruh pekerja menggunakan APD sesuai standar ketentuan untuk pengamanan keselamatan pekerja".

Sambil menunjukan foto hasil investigasi Yasri mengatakan "setiap laporan masyarakat yang diterima pasti akan dilakukan investigasi untuk membuktikan kebenaran laporan tersebut" tandas Yasri "saya melihat seluruh pekerja sudah menggunakan APD lengkap.

Lanjut Yasri, "kalaupun toh ada temuan pekerja yang tidak menggunakan alat keselamatan kerja, mungkin saja pekerja tersebut adalah pekerja tambahan yang baru diterima bekerja pada proyek pembangunan gedung rawat inap anak dan remaja tersebut.

Sementara pihak kontraktor utama PT Kalber Reksa Abadi Mulyadi menjelaskan kepada Yasri bahwa perusahaan kami taat aturan kalau pekerja yang belum memiliki APD akan kami siapkan semua kan perlu proses, sehingga yang menjadi kebutuhan pekerja terpenuhi.

Terkait dengan BPJS ketenagakerjaan sedang kami proses semua pekerja yang belum memiliki BPJS telah kami daftar tapi sekali lagi perlu saya tekankan bahwa semua proses ini membutuhkan waktu.

Mulyadi menjelaskan bahwa "kadang pekerja karena kepanasan biasa melepaskan APD yang dikenakan sehingga terlihat seolah pekerja tersebut tidak diberikan APD, padahal kami sudah memberikan APD bahkan ada beberapa pekerja yang tidak suka memakai APD karena bagi mereka sangat menggangu ruang gerak selain panas seperti rompi contoh nya"" tandas Mulyadi.

Mengakhiri keterangan kepada media mapikornews.com, Yasri menjelaskan bahwa "bagi saya hasil investigasi terkait temuan dilapangan sebagai patokan oleh sebab itu saya menilai "PT. Kalber Reksa Abadi telah melaksanakan ketentuan yang berlaku terkait para pekerja proyek, kalaupun ada nada nada sumbang saya pikir sah sah saja"

Redaksi