29 Juli 2025 | Dilihat: 431 Kali

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Alkes RSUD Arosuka Solok Bupati Jhon Firman Pandu Tidak Terlibat

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Alkes RSUD Arosuka Solok Bupati Jhon Firman Pandu Tidak Terlibat
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Alkes RSUD Arosuka Solok Bupati Jhon Firman Pandu Tidak Terlibat

Solok || mapikornews.com

Pengakuan langsung Bupati Solok Jhon Firman Pandu, kepada LSM Indonesia Investigasi Korupsi (IIK) "walaupun pada waktu itu saya adalah wakil Bupati Solok, akan tetapi saya sama sekali tidak terlibat" terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi pengadaan alat kesehatan X-Ray untuk RSUD Arosuka Solok.

Informasi terakhir yang diterima dari masyarakat Solok bahwa negara terkait pengadaan alkes ini mencapai 6 miliar rupiah lebih, uang hasil korupsi ini kemudian dibagikan ke beberapa orang termasuk diduga untuk direktur RSUD Arosuka drg. Indra Yones, oleh sebab itu masyarakat Solok melalui pesan singkat kepada redaksi media mapikornews.com agar Bupat Solok Jhon Firman Pandu harus tegas untuk segera non jobkan kadis kesehatan Zulhendri.

Laporan kepada pihak penegak hukum terkait kasus ini diakui ketua bidang investigasi LSM Indonesia Investigasi Korupsi agak terlambat karena satu dan lain hal akan tetapi Insyaallah paling telat Jum'at dalam Minggu ini laporan tersebut sudah masuk kepada pihak penegak hukum.

Terkait permohonan masyarakat Solok agar Zulhendri kepala dinas kesehatan Solok di non jobkan kita kembalikan kepada kebijakan kepemimpinan Bupati Jhon Firman Pandu ssegai orang nomor 1 di Kabupaten Solok.

Dugaan korupsi Pengadaan alat kesehatan berupa pesawat X-Ray melibatkan beberapa orang yang terlibat (korupsi berjamaah) sehingga diharapkan pihak penegak hukum bisa membongkar kasus korupsi ini sampai tuntas agar siapun yang terlibat harus menerima sangsi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Edisi besok akan dibahas terkait pembagian hasil korupsi pengadaan Alkes X-Ray untuk RSUD Arosuka 3 - 1 - 1 sesuai laporan masyarakat yang diterima redaksi.

Redaksi