6 Agustus 2026 | Dilihat: 102 Kali

Menyala Desaku! PT CNG Bangun Jembatan Beton Menteng, Masyarakat Setempat Sampaikan Apresiasi

Menyala Desaku! PT CNG Bangun Jembatan Beton Menteng, Masyarakat Setempat Sampaikan Apresiasi

Tanjabtim-Jambi | mapikornews.com — PT Cipta Niaga Gemilang (CNG), perusahaan yang bergerak di bidang energi serta jasa kontraktor minyak dan gas bumi di Wilayah Kerja Desa Mendahara Tengah, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), merealisasikan pembangunan peningkatan jembatan beton membentang sepanjang 60 meter bagi kemaslahatan masyarakat setempat. 

Satu hal yang patut diapresiasi, lebar jembatan yang semula direncanakan hanya 2 meter, atas aspirasi dan permintaan masyarakat kemudian diperlebar menjadi 3 meter. Keputusan tersebut diambil PT CNG sebagai wujud nyata kepedulian agar pemanfaatan jembatan lebih optimal dan mampu menjawab kebutuhan riil warga. 

Hingga saat ini, progres pengerjaan pembangunan jembatan telah mencapai 70 persen tahap pengecoran.

Selain membangun akses berupa peningkatan jembatan beton, PT CNG juga menyiapkan sarana penyeberangan sementara guna menjamin aktivitas warga tetap berjalan lancar hingga proyek tuntas sepenuhnya. 

Ketua RT Parit 10 Dusun Hikmah, Desa Mendahara Tengah, Latang, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih mendalam atas perhatian dan kepedulian perusahaan. 

“Kami mewakili masyarakat Parit 10 dan sekitarnya mengucapkan terima kasih kepada PT CNG. Permintaan kami untuk melebarkan jembatan ternyata dikabulkan.

Hal ini sangat membantu mobilitas warga, terutama saat mengangkut hasil pertanian perkebunan dan dalam kegiatan sehari-hari,” ujar Latang  saat dikonfirmasi, Kamis, (06/08/2026). 

Lebih lanjut disampaikan, pengerjaan proyek bernilai anggaran lebih dari Rp1 miliar ini dipercayakan PT CNG kepada PT Permata Agung Dewata (PAD). “Dengan nilai bangunan tersebut, Desaku kini ‘menyala’. Akses yang dulu sempit kini terbuka lebar.

Sangat membantu mobilitas anak sekolah, sekaligus memperlancar roda perekonomian warga. Terima kasih PT CNG telah hadir dan mendengar aspirasi masyarakat,” tegas Latang antusias. 

Jembatan ini kelak diharapkan mampu meningkatkan konektivitas dalam lingkup Desa Mendahara Tengah, sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat, ungkap Latang dengan ekspresi bahagia yang tak tersembunyi kan.

Polemik terkait pembongkaran Jembatan Parit 10, Dusun Hikmah, Desa Mendahara Tengah, kini telah mendapat kejelasan penuh.

Ketua RT Parit 10, Latang, menegaskan bahwa seluruh rangkaian pembongkaran hingga pembangunan jembatan baru telah disepakati bersama antara masyarakat dan pihak perusahaan, dan dituangkan secara sah dalam dokumen resmi. 

Pembangunan peningkatan jembatan beton yang kini dikerjakan PT Cipta Niaga Gemilang (CNG), perusahaan yang bergerak di bidang energi serta jasa kontraktor minyak dan gas bumi di wilayah tersebut, merupakan wujud pelaksanaan kesepakatan yang tertuang dalam Berita Acara Musyawarah Desa Khusus  Nomor: 140/…/BA-MUSDESUS/XII/2025, yang digelar pada Jumat, 19 Desember 2025, pukul 13.00 WIB di Balai Pertemuan Dusun Hikmah. 

Musyawarah yang dihadiri Pemerintah Desa Mendahara Tengah, BPD, perwakilan PT CNG, Polsek Mendahara, tokoh masyarakat dan unsur terkait lainnya, sepakat menetapkan lima poin keputusan: 

1. Menyetujui pembongkaran Jembatan Parit 10 oleh PT CNG.

2. PT CNG wajib membangun kembali jembatan baru di lokasi yang sama dengan konstruksi lebih baik, aman, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

3. PT CNG wajib menyediakan akses jalan alternatif selama proses pembangunan berlangsung.

4. Pemerintah Desa bersama BPD diberi kewenangan mengawasi proses pembongkaran hingga pembangunan selesai.

5. Hal teknis lainnya diselesaikan melalui musyawarah lanjutan. 

Berita Acara tersebut dibuat secara sukarela tanpa paksaan, ditandatangani oleh Kepala Desa, Ketua BPD, perwakilan PT CNG, pimpinan musyawarah, notulen, serta diketahui oleh Camat Mendahara, menjadi dasar hukum dan pedoman pelaksanaan bagi seluruh pihak, terang Latang. (Jdk)