Pulau Buru-Maluku | mapikornews.com— Mewakili Bupati Buru Sekertaris Daerah (Sekda) Azis Tomia, melantik pejabat Administrator dan pejabat pengawas di lingkup Pemerintah Kabupaten Buru.pejabat yang di lantik.
1. M Thuhrus Alffandi Rada, S.Sos Sebagai Sekertaris dinas komunikasi dan informatika
2. Hasnawati Paddusa, S.STP.,M.M Sebagai Sekertaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah
3. Anita Samet, S.pi Sekertaris Dinas Koperasi Usaha Kecil Dan Menengah
4. Djabidah Kau, S.ST. Kepala bidang pengembangan Ketersediaan dan kerawanan pangan pada dinas ketahanan pangan
5. Salasia Mony, SE Kepala bidang dan pengendalian Operasional pada dinas perhubungan
6. Hudaya Hukul, SE Kepala Sub bidang Pelayanan Pembendaharaan Pengelolaan keuangan dan aset daerah
7. Lindah Nasri, SH Kepala sesi manajemen kelautan dan keselamatan pelayaran pada dinas perhubungan
8. Sri Rahayu, ST kepala sesi pengaturan pengendalian lalu lintas patroli dan pengawasan pada dinas perhubungan
9. Damawan Hadi Utama, Stmip, MSi Kepala sesi pendidikan dan penyelidikan pada dinas satuan Pamong Praja dan pemadam kebakaran. 10. Halidzah Wael S.kep Direktur UPTD Rumah Sakit Daerah Kabupaten Buru. Yang berlangsung di Aula kantor Bupati Buru, Namlea, Senin (11/5/2026).
Dalam sambutan Bupati Buru, yang diwakili Sekda Azis Tomia, mengungkapkan, para pejabat yang terpilih dan dilantik itu bukan hanya memiliki syarat administrasi secara formal, melainkan memiliki potensi besar dan integritas yang teruji, serta kapasitas untuk memajukan daerah ini ke arah yang lebih baik.
Menurutnya, Kabupaten Buru saat ini mengalami pengetatan kebijakan fiskal. Di satu sisi, kebutuhan masyarakat akan infrastruktur layanan kesehatan, pendidikan dan pemberdaya ekonomi terus meningkat pesat. Namun di sisi lain, ruang gerak anggaran atau APBD sangat terbatas.
Olehnya itu, sekda mewajibkan kepada seluruh pejabat administrator dan pengawas, untuk memegang teguh empat arahan strategis.
Pertama, kreatifitas dan inovasi di tengah keterbatasan, jangan menjadi pejabat yang hanya menunggu perintah atau bekerja seperti robot. Saudara harus menjadi konseptor di unit kerja masing-masing. Saya menuntut saudara untuk berfikir strategis dan memanfaatkan teknologi informasi secara maksimal. Setiap rupiah uang negara yang saudara kelolah harus memberikan manfaat yang nyata bagi rakyat Buru.
Kedua, loyalitas pada visi ‘Buru Berseri’. Loyalitas harus tegak lurus pada aturan perundang-undangan, dan tunjukan kinerja yang melampaui standar. Loyalitas juga harus benar-benar diberikan dalam melaksanakan berbagai instruksi kami dalam beberapa waktu ke depan.
Ketiga, moralitas dan keteladanan jabatan adalah amanah sekaligus godaan, di era keterbukaan informasi ini, maka masyarakat selalu tertuju pada perilaku kita. Jangan cederai sumpah jabatan yang baru saja diucapkan di bawa kitab suci Al-quran, jadilah teladan yang baik bagi bawahan, keluarga dan masyarakat di sekitar lingkungan tempat tinggal.
Ke empat, menjadi bagian daripada solusi, birokrasi ada untuk melayani, bukan untuk dilayani, jaga citra pemerintahan dengan baik serta jadilah aparatur yang memiliki karakter yang baik, mengayomi dan mampu menjaga kondisifitas sosial kemasyarakatan di tengah arus informasi yang deras ini.
“Tidak ada kesuksesan yang bisa diraih sendiri-sendiri, ego sektoral harus kita kubur dalam-dalam, mari kita bahu-membahu saling bekerjasama, roda pemerintahan ini hanya bisa berjalan dengan baik jika semua komponen bersinergi,” ujar Sekda.
Dirinya juga menegaskan, posisi yang diemaban hari ini akan terus dievaluasi secara berkala. Mekanisme evaluasi yang kini dilakukan secara sistematik dan priodik, memberikan ruang untuk melakukan evaluasi yang ketat dan berdampak.
“Jika dalam enam bulan ke depan tidak ada inovasi yang nyata dan perbandingan kinerja di instansi saudara, saya tidak akan segan-segan untuk melakukan evaluasi jabatan kembali. Kalian harus mampu adaptif terhadap perubahan, serta mampu mengembangkan kompetensi secara aktif, agar indeks profesional ASN yang menjadi tolak ukur dalam pengelolaan ASN dapat terus meningkat,” tegasnya.
Tomia juga berharap kepada para pejabat yang baru dilantik agar segera meminta petunjuk dari pejabat tinggi pratama, baik itu kepala dinas atau kepala badan masing-masing, agar bisa mengetahui program prioritas bupati dalam mewujudkan ‘Bupolo Berseri’, sehingga secara teknis bisa mengambil langkah dan inovasi sesuai dengan tugas dan tanggungjawab masing-masing.
“Selamat bekerja, selamat bertugas dan selamat mengeban amanah, buktikan bahwa saudara-saudar layak berada di posisi saat ini, semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan, kekuatan, dan perlindungan kepada kita semua, dalam mengabdi kepada Kabupaten Buru yang sama-sama kita cintai”. pungkasnya. (NB)