22 Juli 2026 | Dilihat: 95 Kali

Orang Tua Pasien Memohon Bantuan Pemerintah Untuk Biaya Pengobatan Anak Yang Lagi Berbaring di Ruangan IGD RSUD Masohi

Orang Tua Pasien Memohon Bantuan Pemerintah Untuk Biaya Pengobatan Anak Yang Lagi Berbaring di Ruangan IGD RSUD Masohi

Malteng | mapikornews.com — Orang tua pasien memohon bantuan Pemerintah untuk biaya pengobatan anak yang sekarang lagi berbaring di Ruangan IGD RSUD Masohi. Rabu 22 Juli 2026.

Seorang warga yang bernama, Al Muhamad Almadi Oliw, yang berdomisili di Apui Kelurahan Ampera Kecamatan Kota Masohi Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku, mendatangi kediaman kepala perwakilan media MAPIKOR Provinsi Maluku, yang beralamat di Depan Gerbang Batalyon 731 Kabaresi (Koryano) Negeri Haruru, Kecamatan Amahai, yang merupakan orang tua dari seorang anak yang masi bayi, bernama PUTRI YUULA AZARA, yang usia baru 1 bulan, yang sedang sakit butuh Ventilatir Mekanik dan CT Scan kepala untuk memastikan diagnosis dan tindakan selanjutnya.

Namun akibat tidak punya biaya sehingga masi berbaring di ruangan IGD RSUD Masohi, memohon bantuan kepada Pemerintah dan para dermawan karena tidak mampu membiayai pengobatan anaknya.

Menurut pengakuan orang tua pasien yang berprofesi sebagai seorang sol sepatu, penghasilan sangat terbatas sehingga kondisi ekonomi keluarga yang terbatas membuat mereka kesulitan memenuhi biaya pemeriksaan, pengobatan, obat - obatan, dan biaya rujukan ke Ambon ibu Kota Provinsi Maluku, hingga kebutuhan selama menjalani perawatan nanti.   

Mereka berharap ada perhatian dari Pemerintah Daerah, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, maupun pihak - pihak yang memiliki kepedulian terhadap sesama."

Suami dari Wa Ode Indah Sari Mahrum ini, berharap keajaiban Allah SWT, dan berharap ada bantuan dari semua pihak, agar anak kami bisa mendapatkan pengobatan yang layak dan memiliki kesempatan untuk sembuh, ujar orang tua pasien dengan penuh harap, bahkan dengan nada sedih dan bercucuran air mata ayah dari bayi PUTRI YUULA AZARA ini dengan tegas mengatakan kalau ada yang mau beli ginjal saya, saya iklas untuk menjual demi biaya kesembuhan anak saya.                                   

Menyikapi hal ini, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Swadaya Masyarakat Indonesia Investigasi Korupsi (DPD LSM IIK) Kabupaten Maluku Tengah, Ahmat Sanaky, S. Sos. Minta  Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tengah, Bupati Bpk Zulkarnain Awat Amir dan Wakil Bupati Bpk Mario Lawalata, turun tangan agar dapat segera menindaklanjuti permohonan keluarga pasien tersebut dengan melakukan pendataan dan memberikan bantuan sesuai ketentuan yang berlaku, baik melalui program jaminan kesehatan, bantuan sosial, maupun program kemanusiaan lainnya.

Sanaky mengingatkan, kisah ini menjadi pengingat bahwa masih ada keluarga yang membutuhkan uluran tangan dari Pemerintah Pusat, Daerah dan masyarakat, agar dapat memperoleh pelayanan kesehatan tanpa terkendala biaya.     

Sanaky mengajak, seluruh pihak dapat bergotong royong membantu sehingga anak tersebut memperoleh pengobatan yang dibutuhkan dan kesempatan untuk pulih. Kami juga menghimbau kepada para pengusaha yang mau berbagi rasa untuk membantu saudara kita yang lagi membutuhkan uluran tangan dari kita semuanya, dan yakinlah Allah SWT akan membalas semua kebaikan yang kita berikan untuk membantu saudara kita. (MO-AH).