31 Juli 2026 | Dilihat: 374 Kali

Riak Kandidat Pilkada Tanjabtim Menguat, Duet Bima-Juber Kian Santer Diperbincangkan

Riak Kandidat Pilkada Tanjabtim Menguat, Duet Bima-Juber Kian Santer Diperbincangkan

Tanjabtim-Jambi | mapikornews.com — Riak Kandidat Pilkada Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), mulai menguat. Nama Bima Audia Pratama-H.M. Juber, S.Ag, semakin santer disebut sebagai pasangan yang siap maju merebut kursi nomor satu di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung pada Pilkada periode mendatang.

Duet ini bukanlah nama asing bagi publik. Ia merupakan perpaduan strategis dua kekuatan besar, semangat baru dan energi muda dari kalangan legislatif, serta pengalaman panjang dan rekam jejak kepemimpinan yang telah teruji. Saat ini, Bima Audia Pratama menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi PAN.

Ia hadir membawa semangat regenerasi, jaringan luas di kalangan milenial, serta gagasan-gagasan segar untuk kemajuan daerah. H. M.Juber, merupakan politisi kawakan bersahaja yang melekat jam terbang tinggi.

Kariernya di dunia pemerintahan dan perwakilan rakyat tercatat panjang, mulai dari anggota DPRD Tanjabtim, menjabat Wakil Bupati mendampingi Bupati Drs. H. Abdullah Hich, hingga terakhir kembali dipercaya sebagai anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi Golkar. 

Kolaborasi ini dinilai sangat strategis, menggabungkan akses dan pengaruh di tingkat provinsi dengan pengalaman langsung memutar roda pemerintahan daerah, didukung basis massa yang tersebar merata di seluruh wilayah Tanjabtim.

Pasangan ini pun dipandang sebagai lawan yang patut diperhitungkan. Kekuatan Bima juga tak lepas dari sosok di belakangnya, H. Romi Hariyanto, SE, ayah sekaligus mentor politiknya.

Romi Hariyanto dikenal luas sebagai figur tangguh yang pernah memimpin DPRD Tanjabtim selama tiga periode, serta menjabat Bupati selama dua periode.

Bahkan pada Pemilihan Gubernur Jambi 2024, ia maju menantang petahana pasangan Al Haris-Abdullah Sani, menjadikannya simbol "petarung sejati" di kancah politik daerah. Sebagai putra sulung, Bima disebut-sebut memiliki kemiripan, mulai dari gaya hingga strategi bertarung dengan sang ayah.

Dengan demikian, kehadirannya membawa dua keunggulan sekaligus, dinamika pemimpin muda dan warisan kearifan serta strategi politik yang telah teruji. Meski jadwal resmi pelaksanaan Pilkada pada 2029 mengikuti wacana serentak nasional di atas 2030 masih cukup lama, sinyal pergerakan pasangan ini diyakini sudah mulai bergerak. 

M Juber bermodalkan pengalaman eksekutif-legislatif, jaringan massa fanatik, serta dukungan basis massa yang kuat, pasangan Bima-Juber diproyeksikan menjadi salah satu penantang terkuat. Kini perhatian publik beralih pada seberapa siap kandidat lain menghadapi kolaborasi kekuatan ini. 

Perbincangan hangat mengenai duet ini pun semakin menguat dalam sebulan terakhir, menjadi topik utama yang dibahas di berbagai simpul masyarakat, termasuk sejumlah warkop di kawasan Komplek Perkantoran Bukit Benderang, sebagaimana dihimpun media ini, Jum'at 31/07/26. (Jdk)