"Antara sang raja dan rakyat jelata"
Ajang Jadi Idola Masyarakat Tasikmalaya Karena Mirip Kang Dedi Mulyadi (KDM)
Tasikmalaya || mapikornews.com
Sosok ini jadi idola masyarakat Tasikmalaya (Manonjaya) karena kemiripan wajahnya serta nasibnya serupa dengan Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi yang biasa dipanggil dengan panggilan akrabnya Bapak Aing.

Ajang sendiri tidak pernah menyatakan bahwa dirinya mirip sekali dengan KDM tapi justru masyarakat setempat serta lingkungan disekitarnya yang mengatakan dia mirip Kang Dedi Mulyadi, hal jelas menggambarkan bahwa KDM alias Bapak Aing memang jadi idola masyarakat Jawa Barat bahkan sebagian masyarakat Indonesia walaupun bukan warga Jawa Barat tapi mereka sangat mengidolakan KDM.
Masyarakat berharap mengidolakan Ajang dengan sejuta harapan Ajang bisa beridiri tegak lurus untuk menjadikan Tasikmalaya bersih dari segala macam koroupsi, kolusi, nepotisme, dan intimidasi sehingga menjadi Ikon bagi masyarakat Tasikmalaya.
Gambaran ini tercermin ketika masyarakat jelata untuk menemui sang idola Kang Dedi Mulyad alias Ajang dalam rangka menyuarakan aspirasinya untuk bertemu dengan sang idola rela berjalan kaki dari batas area sepanjang 2 kilometer dan sepanjang jalan di elu elukan oleh masyarakat setempat seakan akan Ajang adalah Kang Dedi Mulyadi asli.
Bagi penonton yang sudah hadir dalam acara sapa warga wayang golek ajang adalah KDM.
Ajang berharap
untuk bisa bertemu sang idola KDM hanya untuk photo dan bersalaman saja.
Sayang beribu sayang apa yang dicita citakan Ajang tidak kesampaian untuk bertatap muka langsung dengan Kang Dedi Mulyadi yang asli akibat birokrasi yang dianggap sangat ketat.

Sang rakyat jelata Ajang hanya bisa bersedih hingga berlinang air matanya karena tidak bisa langsung bertatap muka dengan Idolanya sang raja Kang Dedi Mulyadi, keamanan pondok pesantren Suryalaya sangat ketat tidak memberikan ruang sedikitpun kesempatan kepada Ajang agar bisa bertemu langsung dengan Kang Dedi Mulyadi.
Betapa sedihnya Ajang merasakan apa yang dialaminya, harapannya seolah pupus, Ajang sama sekali tidak menyangka betapa sulitnya hendak bertemu Kang Dedi Mulyadi idolanya, padahal selama ini yang diketahui Ajang bahwa Kang Dedi Mulyadi adalah figur yang lemah lembut, sederhana, Sangat menyukai warganya apalagi warga dalam kesulitan pasti dibantu.
Kekecawaan Ajang pada akhirnya menyadari bahwa walaun pada hakikatnya manusia itu sama Dimata Tuhan, tapi kesenjangan sosial selalu membedakan mana raja mana rakyat jelata,
Keinginan masyarakat Tasikmalaya yang ingin mempertemukan Ajang yang sangat mirip dengan Kang Dedi Mulyadi mulai dari Wajah, Anak bungsu dari 6 saudara, tidak merokok, sama sama berstatus Duda, hanya bisa menahan rasa kekecewaan yang mendalam pada mereka yang tidak memberikan ruang sedikitpun
Ajang sangat berharap semoga kedepannya Ajang sebagai ikon pengganti KDM di Tasikmalaya bisa dipertemukan serta foto bersama, hasil foto tersebut akan menggambarkan seolah dua kakak adik yang berfoto bersama.
(Hendra)