30 September 2026 | Dilihat: 42 Kali

Bupati Tapteng Turun Langsung Tinjau Lokasi Banjir Bonalumban, Pastikan Penanganan Sungai Aek Saili Berjalan Cepat dan Bertahap

Bupati Tapteng Turun Langsung Tinjau Lokasi Banjir Bonalumban, Pastikan Penanganan Sungai Aek Saili Berjalan Cepat dan Bertahap

Tapanuli Tengah | mapikornews.com —Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) terus bergerak cepat dalam penanganan pascabanjir susulan yang menggenangi Kelurahan Bonalumban, kecamatan Tukka akibat meluapnya Sungai Aek Saili pada Sabtu 26 September 2026 yang lalu.

Untuk memastikan seluruh rangkaian pemulihan berjalan optimal, Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, S.H, M.H, meninjau langsung lokasi kegiatan pemulihan bencana dan penanganan Sungai Aek Saili, Selasa 29 September 2026.

Dalam peninjauannya ke lapangan, Bupati Tapanuli Tengah mengungkapkan bahwa Kelurahan Bonalumban merupakan salah satu wilayah yang mengalami dampak paling parah akibat terjangan banjir susulan akhir pekan lalu, di mana area pemukiman warga terendam air serta dipenuhi material sedimen.

"Bonalumban ini salah satu yang terdampak parah kemarin ketika banjir susulan tanggal 26 September hari Sabtu lalu. Lingkungan pemukiman yang tadinya tidak mengalami kebanjiran, sekarang banjir dan dipenuhi sedimen," ujar Bupati Masinton Pasaribu di sela-sela peninjauan.

Bupati menegaskan bahwa penanganan pemulihan jangka panjang dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan. Mengingat faktor cuaca yang dinamis dan berubah-ubah, pemerintah daerah berkomitmen untuk menghadirkan langkah-langkah mitigasi serta penanganan yang cepat bagi masyarakat terdampak.

"Jadi ini memang penanganannya dilakukan secara bertahap terus, karena cuaca yang terus berubah-ubah. Jadi intinya adalah penanganan secara cepat itu kita lakukan," tambahnya.

Sebagai langkah strategis jangka menengah dan panjang, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah terus memperkuat koordinasi lintas instansi, baik dengan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Sinergi ini diperlukan untuk mempercepat normalisasi aliran sungai, pembersihan sedimen, serta perbaikan infrastruktur pengendali banjir agar kejadian serupa tidak berulang dan memberikan rasa aman bagi warga Kelurahan Bonalumban.

Percepatan penanganan normalisasi sungai Siali dilakukan secara bertahap terus, karena cuaca yang terus berubah-ubah. Jadi intinya adalah penanganan secara cepat itu kita lakukan, dalam pengerjaannya, dikerahkan 10 unit alat berat gabungan," ujar Bupati Tapanuli Tengah.

Rincian Pengerahan 10 Unit Alat Berat dan Titik Lokasi Pengerjaan :

#Jembatan Gantung Borotan1 unit Excavator Mini dari BBPJN. 1 unit Excavator PC 45 dari TNI AD (sebagai backup).

#Hulu Sungai Siaili (Kelurahan Bonalumban) :3 unit Excavator Long Arm dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. 1 unit Excavator Standard.

#Pertemuan Aek Pintu Bosi dan Sungai Siaili :1 unit Excavator Long Arm dari BBWS Sumatera II.

#Hulu Sungai Siaili :1 unit Excavator Standard dari BBWS Sumatera II.

#Titik Kerja Sungai Siaili (Jumbo Bag) :1 unit Excavator Cat PC 75 (Mini) untuk pengisian jumbo bag.

#Sektor Pendukung Normalisasi :1 unit Komatsu PC 138 dari Dinas Kelautan.

Melalui sinergi lintas instansi yang melibatkan Balai Besar, TNI AD, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, BBWS Sumatera II, serta instansi daerah ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah optimis proses normalisasi dapat berjalan efektif guna melindungi keselamatan masyarakat dan infrastruktur di sekitar alur sungai.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah mengimbau kepada masyarakat di sekitar bantaran Sungai Aek Saili untuk tetap meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi cuaca yang ekstrem, serta mendukung penuh proses pemulihan yang sedang berjalan di lapangan. (Basyar Tupang).

#TaptengBangkit