Malteng |
mapikornews.com — Dinilai merugikan masyarakat pengelola pasar Binaya (MAPLAS) Masohi dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Masohi. Masohi 21 Juli 2026.
Menerima keluhan dan berbagai keluhan masyarakat, yang timbul dari proses renovasi Gedung Pasar Tingkat Binaya Masohi (MAPLAS) telah menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat, khususnya para pedagang. Hal ini menjadi dasar bagi Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), secara kelembagaan melaporkan dugaan terjadinya penyelewengan anggaran dalam proyek tersebut.
Hal ini disampaikan oleh, Muh Arbi Sileuw, Sekertaris LMND, kepada media mapikornews.com di Masohi, dalam penyampaiannya, kami mencatat bahwa pembangunan Renovasi Pasar Binaya Masohi, ini menelan anggaran yang sangat besar, namun hasilnya tidak mencerminkan besaran dana yang telah dikeluarkan. Selain itu, kami juga menerima laporan dari para pedagang terkait penarikan pajak atau pungutan tanpa dasar hukum yang jelas, yang pada akhirnya semakin memberatkan mereka sebagai pelaku usaha kecil.
Berdasarkan informasi dari para pedagang, dan sejumlah bukti yang telah kami kumpulkan, maka pada Senin, 21 Juli 2025, kami secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana penyelewengan anggaran kepada Kejaksaan Negeri Maluku Tengah.
Kami berharap Kejaksaan Negeri Masohi dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, agar permasalahan para pedagang ini dapat diselesaikan dan pihak-pihak yang terlibat dalam jual beli tempat jualan di maplas ini dapat diproses secara hukum dan secara adil serta transparan.
Kami ambil langkah ini sebagai bentuk kekecewaan kami terhadap lembaga dewan yang terhormat, (DPRD) Kabupaten Maluku Tengah, yang kami nilai lamban dan tidak tanggap dalam menjalankan fungsi pengawasan.
Selain itu, kami juga menilai sikap Pemerintah Daerah yang terkesan bungkam dan tidak transparan seolah menunjukkan adanya upaya pembiaran atau bahkan kami menduga Pemda melindungi oknum-oknum yang terlibat.
Demikian pernyataan ini kami sampaikan sebagai bentuk komitmen kami terhadap penegakan keadilan dan keberpihakan kepada kepentingan rakyat kecil.(MO-AH)