22 September 2026 | Dilihat: 22 Kali

Hadiri Penandatangan Nota Kesepakatan KUA PPAS, Bupati Tapteng : APBD 2027 Harus Jadi Solusi Nyata dan Pulihkan Daerah Pascabencana

Hadiri Penandatangan Nota Kesepakatan KUA PPAS, Bupati Tapteng : APBD 2027 Harus Jadi Solusi Nyata dan Pulihkan Daerah Pascabencana

Tapanuli Tengah | mapikornews.com — Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, S.H.,M.H, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah yang digelar di Ruang Rapat DPRD Tapteng, Pandan, Selasa (22/9/2026). Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Tapteng, Ahmad Rivai Sibarani, dengan agenda utama Penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tapanuli Tengah Tahun Anggaran 2027.

Dalam pidatonya, Bupati Masinton Pasaribu menegaskan bahwa penyusunan KUA-PPAS bukan sekadar proses administratif, melainkan momentum krusial penentuan arah pemanfaatan anggaran daerah demi kepentingan masyarakat.

"Hari ini kita sedang menentukan arah ke mana uang rakyat akan kita bawa. Di dalam KUA-PPAS terdapat pilihan-pilihan  apa yang kita dahulukan, apa yang kita tunda, siapa yang kita layani, dan persoalan rakyat mana yang harus kita selesaikan terlebih dahulu," kata Bupati Masinton Pasaribu.

Bupati juga menginstruksikan seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mengubah pola kerja konvensional. Menurutnya, efektivitas penggunaan anggaran berpatokan pada solusi nyata yang diterima warga, bukan sekadar penyerapan dana.

Arah Pembangunan APBD 2027 :

* Orientasi Hasil : Ukuran keberhasilan APBD 2027 dinilai dari seberapa banyak masalah masyarakat yang terselesaikan secara efektif di tengah keterbatasan anggaran.

* Fokus Pascabencana : Menjawab dampak kerusakan akibat bencana, arah pembangunan difokuskan pada percepatan pemulihan dan penguatan ketahanan daerah.

* Acuan OPD : Seluruh Pimpinan OPD diwajibkan menjadikan tema pemulihan dan ketahanan bencana sebagai acuan utama program kerja.

* Tapteng Lebih Tangguh : Pembangunan diarahkan untuk membentuk Tapanuli Tengah yang lebih adil, ekonominya lebih kuat, serta tangguh menghadapi risiko bencana di masa depan.

"Tapanuli Tengah tidak cukup hanya bangkit, tetapi harus pulih dengan lebih kuat.Tidak cukup hanya kembali seperti sebelum bencana, kita harus membangun Tapanuli Tengah yang lebih tangguh, lebih adil dalam pembangunan, lebih kuat ekonominya, dan lebih nyata manfaat pemerintahannya," pungkasnya.

Turut hadir dalam Rapat Paripurna ini, para Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah, Sekretaris Daerah, serta para Pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Tapanuli Tengah. (Basyar Tupang)