17 Juli 2026 | Dilihat: 158 Kali

Jejak Sejarah PAUD Nelabhina Makmur  Nama Dari Istri Mantan Bupati Abdullah Hich, Kini Mengharap Perhatian Dari Bupati Tanjabtim Dillah Hich 

Jejak Sejarah PAUD Nelabhina Makmur  Nama Dari Istri Mantan Bupati Abdullah Hich, Kini Mengharap Perhatian Dari Bupati Tanjabtim Dillah Hich 

Tanjabtim-Jambi | mapikornews.com — Tidak banyak yang mengetahui kisah di balik nama Kelompok Bermain Nelabhina Makmur Desa Pandan Makmur Kecamatan Geragai Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim).

Nama tersebut ternyata diambil dari nama istri tercinta mantan Bupati Tanjung Jabung Timur, Mardanelly, pendamping Bupati H. Abdullah Hich yang sekaligus merupakan orang tua dari Bupati saat ini, Dillah Hikmah Sari, atau yang akrab disapa Dillah Hich. 

Sebagaimana penuturan Paryanti, S.Pd, Jum'at (17/07), dirinya bersama Kepsek PAUD Fitri Yulianti, Tendik / Guru: Zanzianti,Fitri Widyastuti, S.Pd,Siti Marlina, S.Pd dan Murwani S.Pd merupakan perintis dan sampai saat ini dari 5 orang Tenaga pendidik awal tersebut, saat ini hanya 2 orang yang masih bertahan, yaitu saya dan Siti Marlina, S.Pd, ungkapnya.

Lanjut Paryanti, Lembaga pendidikan ini pertama kali tumbuh sekitar tahun 2005 hingga 2006. Awalnya bernama PAUD Melati, kegiatan belajar mengajar dilaksanakan secara sederhana pada sore hari di lingkungan Kantor Desa Pandan Makmur. 

Seiring berjalannya waktu dan berkat kerja keras  warga dan support Kades Suningram pada masa itu, Desa Pandan Makmur meraih prestasi membanggakan sebagai pemenang Lomba Percepatan Peningkatan Kesejahteraan Sosial dan Ekonomi Keluarga (P2WKSS) Tingkat Nasional pada tahun 2006–2007, di masa kepemimpinan Bupati Abdullah Hich. 

Dari momen bersejarah itulah keberadaan PAUD resmi diakui dan mulai dibina pemerintah, serta namanya disempurnakan menjadi Nelabhina. Nama ini diambil dari nama Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Tanjabtim saat itu, yaitu Mardanelly, di mana panggilan akrabnya "Nelly" menjadi asal kata "Nela". 

Salah satu saksi hidup sekaligus perintis yang merintis PAUD ini sejak hari pertama adalah Paryanti, S.Pd. Ia telah mengabdi selama dua puluh tahun membesarkan lembaga ini hingga dikenal luas. Kini kisah lembaga yang lahir dari perhatian keluarga besar mantan Bupati ini menjadi ironi tersendiri.

Sebab di masa pemerintahan putri beliau, Bupati Dillah Hich, justru muncul persoalan pemberhentian sepihak tanpa prosedur terhadap perintis yang telah berjuang menjaga nama baik PAUD tersebut. 

"PAUD Nelabhina ini lahir dari tangan Ibu Mardanelly, istri Pak Bupati Abdullah Hich. Kini yang memimpin Tanjabtim adalah putri  beliau, Ibu Dillah Hich.

Paryanti adalah saksi hidup, perintis sejak tahun 2005. Masa dua puluh tahun mengabdi justru diberhentikan sepihak tanpa SK oleh Kades Pandan Makmur Sohibul Khairi ? Kami berharap ada atensi perhatian khusus dari Ibu Bupati, mengingat lembaga ini adalah binaan keluarga beliau sendiri," ungkap Paryanti. 

Atas dasar sejarah panjang dan ikatan emosional tersebut, warga berharap Bupati Dillah Hich turun tangan memastikan keadilan bagi pengabdi yang telah menjaga warisan pendidikan ini dengan penuh dedikasi. (Jdk)