9 Mei 2026 | Dilihat: 91 Kali

Kidung Suci, Pedang Pora Dan Adat Batak Mewarnai Pernikahan Iptu Franto & Gaby Di Jambi

Kidung Suci, Pedang Pora Dan Adat Batak Mewarnai Pernikahan Iptu Franto & Gaby Di Jambi

Tanjabtim-Jambi | mapikornews.com — Suasana sakral serta  budaya menyelimuti hari bahagia pasangan Iptu Franto Akcheryan Matondang, S.Tr.K, M.St, & Gaby Paskais br. Sirait, S.Ked, yang berlangsung  di Kota Jambi, pada Sabtu, 09 Mei 2026.

Segenap prosesi pemberkatan resepsi pernikahan dengan memadukan ibadah, kehormatan kepolisian dan kearifan budaya Batak lokal ini, berjalan begitu hikmat dan penuh kekeluargaan. Acara diawali dengan Pemberkatan Pernikahan yang berlangsung khidmat di Gereja GKPI Resort khusus Kota Jambi.

Di hadapan Pendeta, keluarga, dan ratusan tamu, kedua mempelai mengikrarkan janji suci untuk saling mengasihi, menghormati, dan setia seumur hidup. Dipimpin oleh Pdt Priska  Adi Sutarto, S.Th, S.Min,  kidung pujian dan doa pemberkatan mengalun indah mengiringi penandatanganan buku nikah.

Terlihat haru dan bangga, orang tua, bapak U. Matondang dan Ibunda tercinta M. br. Sinurat, serta Ibu R.P. br. Sinaga, melepas putra-putri mereka melangkah membina bahtera rumah tangga yang baru. Setelah pelaksanaan ibadah, suasana berubah menjadi gagah dan penuh hormat gelar Upacara Pedang Pora di gedung Asiniroha 1, sebagai bentuk tradisi penghargaan penghormatan tertinggi bagi Perwira institusi Polri. 

Deretan rekan sejawat membentuk formasi pagar ayu dengan melengkungkan senjata tajam di atas kepala mempelai. Saat Iptu Franto dan Gaby berjalan melewati gerbang kehormatan tersebut, riuh tepuk tangan dan sorak gembira pecah. Simbolisasi ini menandakan dukungan dan doa agar sang suami tetap tegas menjaga negara, namun juga lembut memimpin keluarga. 

Kemeriahan berlanjut di Gedung yang sama  Asiniroha 1, Kota Baru, melanjutkan resepsi dan Prosesi Adat Batak. Irama gondang  menyambut kedatangan pengantin dalam balutan pakaian adat yang khas. Puncak acara adalah prosesi Mangulosi, di mana orang tua, tulang, dongan tubu, dan segenap kerabat mengalungkan Ulos sebagai simbol doa, perlindungan, dan kasih sayang yang tak terputus.

Setiap helaian kain yang dipasang menyiratkan harapan agar rumah tangga mereka selalu diberkati, sejahtera, dan saling mengasihi. Hadir dalam acara tersebut keluarga besar dari kedua mempelai dari berbagai daerah, rekan-rekan dinas serta sahabat dan kerabat dekat. 

Berikut profil singkat kedua mempelai Iptu Franto Akcheryan Matondang, S.Tr.K., M.StMerupakan putra keempat dari lima bersaudara, buah hati tercinta dari pasangan bapak U. Matondang, S.P dan Ibu M. br Sinurat, Am.Keb, yang tinggal menetap di Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi. 

Franto, kelahiran Jambi, 28 Juni 1996, merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2020 Angkatan ke-51. Karier kepolisian yang ditempuh dengan gemilang membawanya bertugas di Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan jabatan terakhir sebagai Kasatreskrim Polres Bima Kota.

Saat ini, beliau sedang melanjutkan pendidikan pengembangan profesional di PTIK Jakarta Angkatan ke-83. Pasangan nya, Gaby Paskais br Sirait S.Ked, adalah putri tercinta dari Alm (+) bapak AKBP Drs. Efendi Sirait, M.M., M.H dan Ibu Roma Puji br Sinaga, yang berdomisili di Kota Bekasi, Jawa Barat. Dengan latar belakang pendidikan kedokteran, Gaby merupakan sosok wanita cerdas, berkarakter, dan mandiri yang siap mendampingi suami dalam setiap langkah pengabdian dan kehidupan berumah tangga. 

Semoga ikatan suci ini senantiasa kokoh di dalam Tuhan, menjadi teladan bagi generasi muda, dan membawa kebahagiaan abadi. Horas! Horas! Horas! Mauliate Godang. (Jdk)