Tanjabtim-Jambi | mapikornews.com — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) menegaskan komitmennya dalam memperbaiki infrastruktur pengairan daerah. Langkah ini diambil untuk mendukung kelancaran ekosistem pertanian dan perkebunan, sebut Kepala Dinas PUPR Dedy Novrianika, S.T, melalui Kabid Sumber Daya Air (SDA) Joko Purnomo S.T, Senin, 08/06/26.
Dalam penjelasannya, terkait rencana penanganan pengerjaan parit Dusun Karya RT 01 dan RT 02, Desa Sungai Tering, Kecamatan Nipah Panjang. Joko Purnomo menguraikan bahwa saluran air yang akan dinormalisasi memiliki panjang total mencapai 4.000 meter. Pembiayaan sepenuhnya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni, dengan pelaksanaan fisik dijadwalkan dimulai pada bulan Agustus tahun ini.
Kabid memastikan bahwa pelaksanaan pekerjaan ini akan memberikan manfaat yang nyata dan optimal bagi lingkungan sekitar. Fokus utama penanganan diarahkan untuk meningkatkan kapasitas teknis saluran, baik dalam hal daya tampung maupun kelancaran aliran air secara menyeluruh.
Langkah strategis ini ditujukan guna mencegah terjadinya genangan dan risiko banjir pada tanaman perkebunan, sekaligus menjaga dan meningkatkan produktivitas lahan pertanian serta perkebunan warga bersamaan untuk mewujudkan sistem pengairan yang andal, terpelihara dengan baik, berfungsi secara maksimal, serta mampu memberikan manfaat berkelanjutan yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat, tegas Joko.
Terpisah, Kepala Desa Sungai Tering M. Yunus menyampaikan apresiasi yang mendalam atas rencana tersebut. “Kami menyambut baik perhatian dari Pemerintah Daerah. Selama ini, kondisi parit yang kurang terawat sering menimbulkan genangan dan mengganggu hasil usaha warga.
Ini menjadi harapan baru bagi kami,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa pihak desa akan mendukung penuh kelancaran proyek, termasuk memfasilitasi komunikasi dengan warga.
“Kami berharap pekerjaan berjalan berkualitas dan tepat waktu, agar manfaatnya segera terasa. Ke depannya, kami juga siap bergotong royong merawat saluran air ini agar tetap berfungsi dengan baik,” pungkasnya. (Jdk)