28 April 2026 | Dilihat: 109 Kali

Paripurna DPRD Tanjabtim, Komisi III Rekomendasikan Layanan Psikolog Klinis RSUD NH & Penambahan Alat TB Setiap Puskesmas

Paripurna DPRD Tanjabtim, Komisi III Rekomendasikan Layanan Psikolog Klinis RSUD NH & Penambahan Alat TB Setiap Puskesmas

Tanjabtim-Jambi | mapikornews.com — Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur dengan agenda penyampaian Laporan Komisi terhadap LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025 berlangsung khidmat dan tertib. 

Sidang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Zilawati, didampingi Wakil Ketua Hasnibah dan Siti Aminah, serta dihadiri oleh Wakil Bupati Muslimin Tanja, unsur Forkopimda, Kepala OPD, dan ASN, bertempat di Gedung DPRD Komplek Perkantoran Bukit Benderang, Selasa (28/04/2026). 

Dalam paparannya, Ketua Komisi III, Firmansa Ayusda, S.Pd.I, menyoroti kinerja RSUD Nurdin Hamzah yang memiliki pagu anggaran Rp 55,3 Miliar dengan realisasi mencapai 97,74%. 

Sejumlah rekomendasi strategis disampaikan, antara lain: Memaksimalkan pelayanan ambulans dan menghapus aset yang tidak layak pakai.Mengganti alat kesehatan rusak serta mengoptimalkan Sistem Informasi Kesehatan.Meningkatkan standar pelayanan sesuai standar nasional. 

Firmansa menegaskan, pentingnya penambahan tenaga Psikolog di RSUD Nurdin Hamzah, "Pelayanan ini sangat vital dan mendesak dalam mendukung program pelayanan rehabilitasi narkoba serta pelayanan pendampingan mental bagi korban kekerasan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut," tegasnya. 

Sementara itu, untuk Dinas Kesehatan dengan pagu anggaran tahun 2025, sebesar Rp 132,4 Miliar (Realisasi 92,85%), Dalam Penyampaiannya 

Komisi III menekankan:Penambahan dan pengaktifan alat pemeriksaan TB (Tuberkulosis) di seluruh Puskesmas, khususnya di Kecamatan Nipah Panjang agar segera beroperasi.Memaksimalkan pengelolaan dana UHC dan pelayanan BPJS.Evaluasi serta penggantian alat kesehatan yang rusak.

Peningkatan monitoring dan evaluasi (Monev) kinerja Puskesmas. Laporan ini diharapkan menjadi dasar bagi seluruh Fraksi dalam menyusun pendapat akhir, guna memastikan pelayanan kesehatan di Tanjabtim semakin prima, humanis, dan berkelas, terang Firmansa berharap. (Jdk)