16 September 2026 | Dilihat: 66 Kali

Pedesaan Pemusiran-Teluk Kijing & Sungai Raya: "Harapkan Pendirian Puskesmas," Relokasi Puskesmas Sungai Tering Adalah Keadilan Pelayanan 

Pedesaan Pemusiran-Teluk Kijing & Sungai Raya: "Harapkan Pendirian Puskesmas," Relokasi Puskesmas Sungai Tering Adalah Keadilan Pelayanan 

Tanjabtim-Jambi | mapikornews.com — Harapan memiliki Puskesmas definitif di gugus pesisir Pedesaan Kecamatan Nipah Panjang Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), semakin menguat dan bulat.

Tiga Kepala Desa yakni Anwar, S.IP, Kades Pemusiran, Muhammad Ali Kades Teluk Kijing) dan Andi Parman, SH, Kades Sungai Raya, menyuarakan satu tekad dan harapan yang sama, pada Rabu (16/09/2026). 

Bagi mereka, ini bukan sekadar soal bangunan, melainkan soal nyawa dan keadilan bagi hampir 5.000 jiwa warga yang hidup dari pertanian, perkebunan dan nelayan. Desa Pemusiran dengan 1.998 jiwa jiwa penduduk terpadat menegaskan posisinya strategis sebagai pusat pelayanan.

“Jika Puskesmas ada di sini, pertolongan datang lebih cepat,” ujar Kades Anwar. Sementara Teluk Kijing yang berpenduduk 1.800 jiwa berada tepat di tengah, menjadikannya titik paling adil bagi ketiga desa.

“Ambulans bisa masuk, jalan sudah membaik. Ini lokasi paling ideal,” jelas Kades Muhammad Ali. Sementara itu, Desa Sungai Raya dengan 1.091 jiwa jiwa paling merasakan keterasingan.

“Kami masyarakat petani. Sakit harus jauh melewati dua desa, jalan licin saat hujan. Punya Puskesmas di sini sama dengan negara hadir di tempat terjauh,” ungkap Kades Andi Parman menyentuh hati. 

Usulan relokasi Puskesmas Sungai Tering yang disuarakan Ketua Fraksi Golkar, Alam Bakri dan pengakuan Kadis Kesehatan Tanjabtim, Nasrul Diman hal ini sangat urgen sebagai tugas penting, bukan sekadar perpindahan dinding bangunan. 

Berdirinya RSUD Pratama di Rantau Jaya yang berdekatan dengan Puskesmas Sungai Tering yang menciptakan ketimpangan, dua fasilitas berdekatan di satu titik, sementara gugus pesisir hampir 5.000 jiwa dibiarkan hanya bergantung pada Puskesmas Pembantu. 

Jangkauan pelayanan hanya 5-7 kilometer jika ditempatkan di titik tengah Desa Teluk Kijing, jauh lebih efisien dibandingkan menempuh jarak jauh ke Sungai Tering, terang Andi Parman. 

“Kami tidak minta yang mewah. Cukup ada dokter, tempat rawat inap sederhana, dan ambulans.

Itu sudah menyelamatkan nyawa warga pesisir,” tutup ketiga Kades satu suara. Relokasi ini bukan soal memindahkan bangunan, melainkan memindahkan keberpihakan, dari yang dekat menjadi merata, dari yang tertinggal menjadi terlayani.

Warga berharap keadilan pelayanan kesehatan ini terwujud dalam APBD 2027, agar tak ada lagi nyawa yang terhambat oleh jarak. (Jdk)