26 Februari 2026 | Dilihat: 193 Kali

"POLRES SIJUNJUNG BUNGKAM" Bulan  RAMADHAN Penambangan Emas Liar Semakin Marak

"POLRES SIJUNJUNG BUNGKAM" Bulan  RAMADHAN Penambangan Emas Liar Semakin Marak

"POLRES SIJUNJUNG BUNGKAM" Bulan  RAMADHAN Penambangan Emas Liar Semakin Marak 

Rusdianto KETUA KONI Sijunjung Tersenyum Sumringah Bisnis Ilegal Penyewaan Alat Berat Excavator Semakin Lancar, Pemerintah daerah Sijunjung Terkesan Buta dan Tuli

Kabupaten Sijunjung || mapikornews.com

Bulan Ramadhan disebut juga bulan seribu bulan dimana umat muslim diberikan kesempatan untuk beribadah dalam rangka menghapus dosa dosa untuk kembali fitrah, yang terjadi di kabupaten Sijunjung justeru penambang emas liar semakin marak baik siang maupun malam.

Larangan terkait penambangan liar seolah terabaikan apalagi aparat keamanan dari pihak kepolisian terkesan seperti TERBUNGKAM karena adanya setoran dari para penambang emas liar tersebut, sementara pemilik puluhan alat berat excavator yang disewakan kepada para penambang emas liar bisa tersenyum sumringah.

Seperti satu kesatuan lingkaran setan yang tidak bisa dipisahkan antara penambang emas liar dengan pemilik alat berat dan pihak penegak hukum, ketiga instrumen ini merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

Selain itu pemerintah daerah kabupaten Sijunjung seolah buta dan tuli terhadap produk tambang emas liar yang sudah berjalan puluhan tahun di kabupaten ini, penambangan emas liar seolah produk resmi penambangan di Sijunjung, sehingga hal ini terus dibiarkan karena merupakan pendapatan asli daerah (PAD) bagi pemerintah daerah.

PAD yang dimaksud ialah pendapatan yang masuk kepada kantong kantong pribadi oknum para pejabat pemerintah kabupaten Sijunjung dalam rangka memperkaya diri pribadi PAD yang dimaksud untuk memperkaya para oknum aparat penegak hukum, serta PAD yang dimaksud untuk memperkaya Rusdianto ketua KONI Sijunjung pengusaha alat berat ilegal excavator yang disewakan untuk para penambang emas liar.

Tim Indonesia investigasi korupsi akan segera melangkah lanjut terkait masalah ini, laporan baru akan segera dipersiapkan 
untuk dilaporkan kepada pemerintah pusat terkait penambangan emas liar yang kembali di Sijunjung.

Tim