Program KTP Digital dari Kementerian Pusat Barcodenya belum Bisa Discanner atau Diakses oleh Pihak Bank BNI Cabang Bojonegoro
Kepala Disdukcapil Kabupaten Bojonegoro Yayan Rohman
Bojonegoro-Jatim |.mapikornews.com - Rabu 8 Maret 2023 Sebagaimana dalam lanjutan pemberitaan terkait KTP digital yang barcodenya tidak bisa di akses atau discanner oleh pihak Bank BNI cabang Bojonegoro Edy Siswanto warga Desa Mojoranu berencana meneruskan ke BPSK untuk mengadukan kekesalannya saat menghadap ke pihak Bank BNI guna mengurus pergantian ATM karena tertelan di mesin ATM sedangkan kelengkapan persyaratan sudah dipenuhi dan hanya pihak Bank tidak dapat membuka Barcode KTP digital mengingat KTP nya yang tercetak tidak bisa terbaca, sehingga membuka KTP digital via ponselnya.
Nasabah/Konsumen BNI Cabang.Bojonegoro,Edy Siswanto
Dan Kepala kantor mall pelayanan Disdukcapil kabupaten Bojonegoro Yayan Rohman dalam keterangan persnya mengatakan bahwa " terkait KTP digital yang barcodenya tidak bisa diakses atau discanner oleh pihak Bank itu bukan dari pihak Disdukcapil kabupaten Bojonegoro melainkan program dari kementerian pusat dan pihak Disdukcapil kabupaten mulai melaksanakan program dari kementerian pusat terkait KTP digital jadi masyarakat yang mengurus KTP sekarang ini selain mendapatkan kartu KTP juga sudah mempunyai KTP digital sehingga warga masyarakat Bojonegoro nantinya bisa mencetak sendiri melalui aplikasi e-KTP. Bahwa e-KTP digital baru tahap sosialisasi dan uji coba dilingkup kedinasan, jelasnya.
Pihaknya menambahkan bahwa e-KTP digital sudah bisa di akses atau discanner di perhubungan seperti di PT.KAI dan di pesawat udara atau bandara dan kenapa pihak Bank BNI atau perbankan belum bisa, jelasnya.
Kemudian pihak nasabah/konsumen Bank BNI cabang Bojonegoro Edi Siswanto saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya akan sharing dan mengadu ke BPSK (Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen).
Agar permasalahan ini menjadi interupeksi kedepannya agar supaya tidak terjadi kerugian waktu bagi konsumen atau nasabah lain hanya kurangnya koordinasi sistem yang berlaku dan catatan bagi pihak bank jangan pihak security dijadikan sebagai garda terdepan dalam permasalahan dengan konsumen mengingat Security hanya sebatas pengamanan bila terdapat konflik,dan bukan penanganan masalah konsumen, ujar Edy Siswanto.
Dan pihak Kepala cabang BNI cabang Bojonegoro Gunawan WIbi, di hubungi via ponselnya melalui whatsapp karena super sibuknya belum bisa memberikan jawaban atau balasan. (Haris)