Pulau Buru-Maluku | mapikornews.com —Peringatan HUT Kabupaten Buru ke - 27 yang jatuh pada tanggal 12 Oktober 2026, diperingati dengan cara yang berbeda dari tahun sebelumnya, upacara yang berlangsung di Alun - Alun Kota Namlea Tita Fena ini dilaksanakan dengan nuansa adat Buru yang sangat kental .
Seluruh tamu undangan menggunakan pakean adat dan lestari yang merupakan ciri khas masyarakat adat Buru, bahkan proses upacara menggunakan bahasa Buru.
Hal ini tercermin saat, mc membaca tata urutan upacara yang kemudian diterjemahkan ke dalam Bahasa Buru.
Kemudian laporan pemimpin upacara kepada inspektur hingga doa yang dibawakan tokoh agama semua dalam bahasa Buru.
Meski dilaksanakan dengan sederhana namun peringatan ini tetap sarat makna dan meriah kebersamaan menjadi semangat untuk terus membangun daerah demi kesejahteraan masyarakat, ujar Bupati.
Bupati Ikram Umasugi, S.E mengungkapkan bahwa , peringatan HUT ke - 27 ini menjadi momentum untuk kembali meneguhkan komitmen dalam menghadirkan pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat .
Dirinya melanjutkan, dengan tema Bangkit Bersama Maju Melayani Buru Berseri mencerminkan arah pembangunan yang difokuskan pada penguatan ekonomi produktif dengan memanfaatkan potensi unggulan daerah serta pembangunan infrastruktur yang mendukung aktivitas masyarakat .
Menurutnya, pembangunan yang terus dilakukan tidak hanya bertujuan meningkatkan konektivitas wilayah, tetapi juga menjadi penggerak utama roda perekonomian masyarakat terutama di wilayah pegunungan maupun pesisir yang memiliki intensitas aktivitas ekonomi yang mulai berkembang .
Dalam kesempatan ini , Bupati juga ungkapkan capaian pembangunan sepanjang tahun 2025 , diantaranya pertumbuhan ekonomi sebesar 4 , 01 persen, Indeks Pembangunan Manusia meningkat 73 , 24 poin, angka kemiskinan menurun 15,11 persen .
Tak hanya itu , PDRB per Kapita meningkat menjadi 13, 29 juta perpenduduk, dan Gini Rasio sebesar 0, 253 poin, serta indeks kualitas lingkungan juga menurun menjadi 52,05 poin .
Dijelaskannya, penghargaan berhasil diraih oleh Kabupaten Buru sebagai bentuk komitmen Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan meraih WTP sebanyak 11 kali dari BPK RI .
Selain itu, Kabupaten Buru juga memperoleh capaian investasi tertinggi terbaik ke 3 di Provinsi Maluku, ungkapnya .
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Sudarmo S.P.,M.Si, Wakil Bupati SBT, Wakil Bupati Buru Selatan, Forkopimda Kabupaten Buru, Sekda Asis Tomia S.S.T.P.,MAP, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Buru, Ketua TP - PKK Kabupaten Buru, Staf Ahli, Asisten, dan Pimpinan OPD dilingkup Pemkab Buru, Raja dari Petuanan Kaiely, Tagalisa, Fenaleisela dan Lilialy .
Melalui momentum ini diharapkan, sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat sehingga setiap program pembangunan benar - benar memberikan manfaat luas dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Buru.
Selanjutnya dilakukan Penyerahan Lomba Peta Pendidikan kepada Pemda Kabupaten Buru oleh BPMP Provinsi Maluku.
Penyerahan sertifikat tanah secara simbolis dari Badan Pertanahan Nasional (BPN/Agraria) kepada Pemda Buru.
Penyerahan sertifikat tanah dari Pemda Buru kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buru.
Penyerahan bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp100.000.000,- dari Bank Modern kepada Pemda Buru.
Penyaluran bantuan dana CSR sebesar Rp75.000.000,- dari Bank Maluku Maluku Utara.
Penyaluran dana zakat, infak dan sedekah oleh BAZNAS Kabupaten Buru kepada 10 orang mustahiq.
Penyerahan bantuan alokasi sarana produksi Pertanian dari Dinas Pertanian Kabupaten Buru kepada kelompok Tani.
Penyerahan bantuan tanggap darurat dan biaya pelayanan kesehatan oleh Dinas Sosial kepada warga korban bencana.
Penghargaan Tata Kelola Desa dari Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia kepada Desa Jamilu sebagai Desa Terbaik/Desa Cantik (Cinta Statistik) Tahun 2026 . Dan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba lainnya. (NB)