Tanjabtim-Jambi | mapikornews.com — Suasana penuh kekhawatiran mendasari kegiatan reses Anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Alam Bakri dari Fraksi Golkar, di desa wilayah kerjanya Desa Teluk Kijing, Pemusiran, Simbur Naik, Sungai Tering dan Pedesaan Telaga Limo.
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat secara langsung mencurahkan keresahan mendalamnya, menyikapi maraknya peredaran narkoba yang telah merambah hingga ke pelosok desa dan menjadi ancaman nyata bagi keselamatan serta masa depan generasi muda.
Warga mengungkapkan kekuatiran yang besar, melihat anak-anak dan pemuda di lingkungannya rentan terjebak, baik sebagai pengguna maupun pelaku peredaran barang haram tersebut. Kondisi ini menjadi ancaman serius membuat mereka merasa tidak aman, dan dengan tegas mendesak agar ada tindakan nyata serta solusi konkret dari pihak berwenang untuk segera menanganinya. Menerima aspirasi tersebut, Alam Bakri menyampaikan keprihatinan yang sama. Ia menegaskan bahwa apa yang disampaikan warga adalah kenyataan di lapangan yang harus segera mendapatkan perhatian serius.
Bahkan, informasi yang diterimanya semakin memprihatinkan, transaksi narkoba di wilayah tersebut diduga dilakukan secara terang-terangan, seolah tidak ada penghalang, terkesan barang haram itu diperjualbelikan secara sah dan dibenarkan. “Saat reses inilah kami hadir untuk mendengar langsung suara hati masyarakat.
Apa yang disampaikan ini sungguh membuat kami prihatin. Bayangkan, transaksi itu terjadi secara terang-terangan, seolah tidak ada yang berani menghentikannya. Inilah yang membuat warga semakin resah, karena rasa aman di lingkungan tempat tinggal mereka seolah hilang,” terang Alam Bakri kepada media ini, Senin, 18 Mei 2026. Politisi Golkar ini menegaskan, permasalahan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut, karena akan membawa dampak buruk yang luas bagi tatanan kehidupan bermasyarakat.
Ia pun menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti aspirasi tersebut, dengan membawa permasalahan ini ke ruang pembahasan di lembaga perwakilan, serta berkoordinasi secara intensif dengan instansi terkait, mulai dari Kepolisian, BNN, Pemerintahan daerah, hingga Aparat Desa, guna merumuskan langkah penanganan yang efektif dan menyeluruh.
“Kami di DPRD berkomitmen penuh memperjuangkan rasa aman masyarakat. Ini adalah tugas dan tanggung jawab kami. Kami pastikan permasalahan ini tidak hanya berhenti pada keluhan, melainkan ada tindakan nyata yang manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh warga. Kami berharap peredaran narkoba di pedesaan ini segera diberantas, lingkungan kembali kondusif, dan generasi muda kita terjaga dari jerat barang yang merusak masa depan,” tambahnya.
Hingga saat ini, upaya koordinasi dan penggalangan informasi terkait permasalahan ini terus dilakukan, sebagai langkah awal yang nyata untuk mewujudkan lingkungan desa yang bersih dari narkoba, di seluruh wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, ungkapnya. (Jdk)