Ruang Kegiatan Belajar (RKB) diatas Tanah Wakaf di-Sulap jadi Dapur MBG,di Obrak-Abrik dan Hancur dirusak Warga Masyarakat
Lotim-NTB//mapikornews.com
Ruang Kegiatan Belajar (RKB) siswa yang berdiri diatas tanah wakaf disalah satu Yayasan/Madrasyah MA UF-NWDI didesa Paok Lombok Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur,yang disulap menjadi dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG),pada Selasa malam (16/2) sekitar pukul 20.00,WITA dirusak oleh puluhan warga masyarakat.Akibat pengerusakan tersebut Pengelola Dapur MBG mengalami kerugian puluhan juta rupiah.
Aksi dari sejumlah massa tersebut berawal dari polemik penetapan lokasi bangunan dapur berada diatas tanah wakaf masyarakat,yang sebelumnya difungsikan sebagai ruang kelas/belajar murid.Masyarakat mengaku keberatan dengan dialih fungsikannya ruang tersebut menjadi kegiatan Dapur MBG,karena dana yang dipakai membeli lahan tersebut dulu adalah bersumber dari iuran dan sumbangan/amal dari masyarakat,ujar salah satu perwakilan masyarakat.
Salah seorang perwakilan masyarakat (Haris),memberikan pernyataan dihadapan awak media,bahwa sebelum kejadian pengerusakan perwakilan warga masyarakat sudah melayangkan protes ke Pihak Pengurus Yayasan tapi tidak menghasilkan kesepakatan.Karena itulah yang membuat warga kesal dan tidak terima kalau dapur MBG tersebut beroperasional diarea tanah wakaf tersebut,sehingga luapan emosi masyarakat berdampak dan berujung pada pengerusakan.
Dari hasil penelusuran dan investigasi Tim Mapikor-NTB dilapangan,beberapa tokoh dan perwakilan masyarakat lainnya juga memberikan klarifikasi pasca pengrusakan dapur MBG,dimana masyarakat berharap agar 3 lokal ruang belajar yang disulap jadi dapur MBG tersebut agar segera fungsinya dikembalikan sebagai sarana tempat belajar siswa,bukan untuk bisnis perorangan yang akan menguntungkan segelintir orang.Siapapun pemilik usaha Dapur MBG tersebut,mau keluarga DPR atau kerabat penguasa sekalipun masyarakat tidak peduli.Karena niat masyarakat menyumbangkan tanah tersebut murni untuk mendukung sarana dan fasilitas pendidikan.Sampai berita ini kami turunkan,suasana kamtibmas pasca pengerusakan masih tetap kondusip dan terkendali.Jurnalis(Bambang.H)