Tanjabtim–Jambi | mapikornews.com — Pendidikan yang hakiki tidak hanya bertujuan mencerdaskan akal, tetapi juga menyucikan hati serta membentuk akhlak yang mulia sesuai ajaran Islam.
Semangat inilah yang terus dijunjung tinggi dan diwujudkan oleh SDN 61/X Talang Babat, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Sekolah ini secara konsisten mengintegrasikan pelaksanaan kurikulum nasional dengan pembinaan keagamaan yang mendalam dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut kembali dibuktikan melalui penyelenggaraan acara wisuda santri tahfidz Al-Qur’an, sebagai bentuk penghargaan dan pengakuan atas ketekunan serta keikhlasan siswa dalam menghafal dan menjaga firman Allah SWT. Acara berlangsung khidmat di lingkungan sekolah pada hari Senin, 15 Juni 2026.
Sebanyak 43 orang santri diwisuda, yang terdiri dari santri tahfidz Juz 30 Angkatan III dan Juz 29 Angkatan II, dengan jenjang pendidikan mulai dari kelas III hingga kelas VI.
Momen istimewa ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, unsur Forum Pimpinan Daerah, para wali santri, serta seluruh tenaga pendidik dan kependidikan lingkungan sekolah tersebut.
Dalam suasana yang penuh haru dan rasa syukur, Kepala Sekolah SDN 61/X Talang Babat, Sulasteri, S.Pd., menyampaikan rasa bangga yang mendalam.
“Sekolah kami tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan umum, tetapi juga menanamkan akhlak terpuji yang berlandaskan ajaran Islam.
Keberhasilan hari ini adalah buah dari ketekunan siswa, dedikasi tulus para guru, serta doa dan dukungan penuh dari orang tua. Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak.
Terima kasih kepada para guru yang telah membimbing dengan kesabaran, dan rasa bangga tak terhingga kepada para santri yang berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an.
Semoga hafalan ini menjadi cahaya penerang di dunia dan bekal yang membahagiakan di akhirat kelak. Kami berharap prestasi ini terus ditingkatkan dan dapat menjadi teladan bagi siswa lainnya,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Tanjabtim, Syafaruddin, turut menyampaikan kegembiraan dan penghargaannya. Menurutnya, pencapaian ini bukanlah hal yang mudah, melainkan sebuah amanah mulia yang membutuhkan ketekunan, kesabaran, serta keikhlasan yang luar biasa.
“Al-Qur’an adalah cahaya yang akan menerangi jalan hidup, menjadi syafaat di hari kiamat, serta penolong di setiap kesulitan. Jagalah hafalan ini dengan senantiasa membacanya dan mengamalkan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.
Saya sangat mengapresiasi langkah sekolah, para guru, dan dukungan orang tua. Menggabungkan kurikulum nasional dengan pembinaan tahfidz dan akhlak adalah langkah yang sangat tepat dan selaras dengan tujuan pendidikan, yaitu mencetak generasi yang cerdas pikirannya, kuat imannya, dan mulia akhlaknya.
Semoga ini menjadi awal yang baik, dan menjadikan SDN 61/X Talang Babat sebagai contoh sekolah yang melahirkan generasi berilmu dan berkarakter Islami,” ujar Syafaruddin. Acara wisuda ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam mencetak generasi yang cerdas, berilmu, dan berakhlak mulia.
Diharapkan keberkahan Al-Qur’an senantiasa menyertai langkah para santri, serta menjadikan SDN 61/X Talang Babat semakin maju dalam melahirkan insan-insan yang bermanfaat bagi agama, nusa, dan bangsa, ungkap Kadis. (Jdk)