30 Agustus 2026 | Dilihat: 62 Kali

Sekda Kuningan : U. Kusmana Pastikan Rangkaian Hari Jadi ke 528 Kuningan Meriah Dibanding Tahun Lalu

Sekda Kuningan : U. Kusmana Pastikan Rangkaian Hari Jadi ke 528 Kuningan Meriah Dibanding Tahun Lalu

Kuningan | mapikornews.com – Menjelang 1 September, Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan kembali bersiap menyambut Hari Jadi Kuningan yang pada tahun ini menginjak usia ke 528 tahun. Tahun ini, rangkaian acara dikemas dengan semangat baru melalui beragam kegiatan yang kreatif , segar dan out of the box.

Menariknya, penyelenggaraan seluruh rangkaian Hari Jadi ke-528 Kuningan tahun ini dipimpin langsung oleh panglima ASN yakni Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, U. Kusmana, yang ditunjuk langsung Bupati Kuningan selaku Ketua Hari Jadi.

U. Kusmana, menuturkan sejalan dengan keinginan Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, bahwa penyelenggaraan rangkaian Hari Jadi tahun ini harus lebih berkesan dibandingkan tahun sebelumnya, menyentuh langsung masyarakat dan berbeda, lebih meriah, mendidik dan menghibur masyarakat.

Keterlibatan langsung Sekda menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lebih terorganisir, terkoordinasi dan mampu menghadirkan kemeriahan yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

“Tahun ini kita ingin Hari Jadi Kuningan tidak monoton” Ujar Sekda, U. Kusmana, usai rapat koordinasi Hari Jadi, belum lama ini, didampingi Kabag Prokompim, Setda, Ucu Sukmawati yang juga didaulat sebagai Sekretaris Panitia Hari Jadi.

“Beberapa kegiatan kita kemas tidak seperti tahun sebelumnya, seperti Karnaval Budaya yang memiliki tema sejarah Kuningan dari masa ke masa, dimana para Camat akan menampilkan tema sejarah dengan keanekaragaman costum sesuai zamannya dan dimeriahkan pula oleh peserta karnaval lainnya yang tentunya disertai penampilan yang menghibur masyarakat sehingga diharapkan antusiasme masyarakat dalam melihat pawai lebih meningkat, rutenya dari Bunderan Cijoho ke arah taman kota” terang Sekda.

Begitupun pameran pembangunan yang tiap tahun animonya semakin berkurang, akan digantikan oleh Ciremai Coffee Culture “Melesat Bersama Aroma Kopi” yang merupakan ajang unjuk gigi UMKM lokal mengangkat berbagai potensi kopi di seluruh wilayah Kuningan.

“Kita tahu potensi Kopi Kuningan itu besar, tahun 2025 produksi Kopi Kuningan mencapai 1.157 ton, terbesar kedua di Jawa Barat, untuk jenis Robusta. Belum lagi varietas lain seperti arabika hingga liberika. Nah ajang ini akan menjual berbagai komoditas kopi dalam berbagai bentuk minuman dan makanan”, ajang ini tentunya dapat dinikmati oleh semua kalangan, ujar Sekda yang juga mantan Kadiskopdagperin.

Berbagai rangkaian kegiatan yang menarik, seperti Seba Sapton dan Babarit yang dikemas dalam satu acara. “Seba Sapton yang biasanya terpisah dengan Babarit, diringkas dalam satu kemasan menarik, bahwa ketika prosesi pemberian Seba dari kademangan untuk Raja, akan di kembalikan kepada masyarakat dalam prosesi Babarit, helaran akan berlangsung dari taman kota ke Pendopo. Biasanya dilakukan pagi hari, tahun ini kita laksanakan dari siang hingga sore hari”Mengusung tema “Melesat Ngudag Jaman, Ngakar Kuat Purwadaksi”, sejak awal berbagai rangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat, seperti penentuan Logo Hari Jadi yang dilakukan dengan memilih beberapa desain grafis terbaik, juga karyanya dilempar ke masyarakat untuk dinilai.

Selain itu, Rangkaian Hari Jadi Kuningan tahun ini pun begitu semarak dengan hadirnya sahabat Bupati Kuningan yang merupakan pesohor kaliber negeri, seperti Charlie Van Houten, Bedu, Ohang, Ceu Popon, Yana Marvells, Rudy Caffeine, Sandri dan Sandro karamoy dan beberapa artis ibu kota lainnya. Mereka akan menghibur masyarakat Kuningan melalui acara Kirab Delman hias dari Pendopo menuju Gedung DPRD, Sidang Paripurna Hari Jadi, Hiburan Rakyat dan Bupati Saba Lembur.

“Intinya, seluruh rangkaian kegiatan kami pastikan untuk memberikan kegembiraan bagi masyarakat Kabupaten Kuningan” Ujar Sekda.

Selain itu, Bupati akuntansi agar pihak swasta dapat memberikan berbagai diskon menarik, agar kegembiraan Hari Jadi semakin terasa oleh masyarakat, melalui Surat Edaran No 500.2/1775/2026 tentang Pemberlakuan Program Koleksi Harga / Diskon Barang di Toko Modern, Pusat Perbelanjaan dan Perhotelan Dalam Rangka Memeriahkan Hari Jadi ke 528 Kuningan.

Terang Sekda, berbagai diskon menarik yang bisa dirasakan masyarakat untuk rumah makan, kafe, hotel dan tiket wahana rekreasi.

“Besaran diskon berkisar antara 10 hingga 70 persen, sesuai kebijakan internal mereka, berlangsung pada satu hingga dua bulan September 2026. Semua itu selain menghibur, juga diharapkan berdampak pada peningkatan perekonomian terutama pelaku UMKM” ungakap Sekda.

Di tempat yang sama, Ucu Sukmawati dalam keterangannya, bahwa berbagai rangkaian Kegiatan Hari Jadi ke 528 Kuningan diawali dengan Kick Off Turnamen Sepakbola Bupati Cup, pada 1 Agustus 2026 lalu.

“Dilanjutkan kegiatan baru yaitu pencanangan Gema Saumima (Gerakan Bersama Sauyunan Miara Makam) pada tanggal 21 Agustus, kemudian kegiatan Haul Syekh Maulana Akbar, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Istigosah atau do'a bersama dan Tabligh Akbar yang dikemas dalam satu acara dan melibatkan Ustad Solmed, pada tanggal 26 Agustus.

“Lantas Ziarah ke makam leluhur dan Makam Bupati Kuningan terdahulu, baik di Kuningan maupun di luar Kuningan pada 27 Agustus, baru pada tahun ini mencapai hingga 21 makam. Lalu Ziarah ke makam Sunan Gunung Djati pada Senin 31 Agustus. Lanjut Sidang Paripurna di tanggal 1 September, sorenya kita Final Bupati Cup di Stadion Mashud, akan ada Persib Legend yang ikut serta memeriahkan, malamnya masyarakat Kuningan akan dihibur oleh Charlie dan kawan-kawan” terang Ucu Sukmawati.

“Kemudian ada Khitanan Massal di tanggal 3 September, tempatnya di RSUD Linggajati, besoknya Opening Ciremai Coffee Culture yang pelaksanaannya sampai 3 hari. Lalu ada Seba Sapton dan Babarit, pada tanggal 5 September siang, besok paginya di tanggal 6 September ada Melesat Run, hadiahnya menarik ada 2 tiket umroh dan sepeda motor.

“Lalu Bupati Saba Lembur di 2 lokasi, Desa Subang dan Desa Mandirancan di tanggal 8 dan 10 September, lalu di tutup Karnaval Budaya pada Minggu, 13 September” papar Ucu. (Ded)