"TANGKAP PARA PEMILIK ALAT BERAT EXCAVATOR PASTI AKAN TERUNGKAP DALANG DIBALIK PENAMBANGAN EMAS LIAR (PETI)
Sumatera Barat || mapikornews.com
Korban akan terus berjatuhan dilokasi penambangan emas liar diberbagai kabupaten yang ada di Sumatera Barat jika pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, dan aparat keamanan tidak tegas seolah buta dan tuli maka provinsi sumatera barat khususnya di kabupaten kabupaten yang terdapat banyak sekali penambangan emas liar sangat rawan bencana.

Pemilik alat berat excavator adalah orang orang dibalik keberlangsungan penambangan emas liar seperti Rusdianto keberadaannya jelas di Kabupaten Sijunjung karena dia adalah Ketua KONI Kabupaten Sijunjung yang telah dengan sengaja menyewakan alat berat excavator miliknya kepada para penambang emas liar.
Selain Rusdianto, Ketua KONI Sijunjung disinyalir ada beberapa orang lagi pemilik alat berat berinisial Anja, Arlan yang juga menyewakan alat berat excavator kepada para penambang emas liar bahkan berdasarkan informasi yang dihimpun mereka juga diduga kuat memiliki tambang emas liar sendiri.
Menanggapi pernyataan Polda Sumatera Barat bahwa kesulitan mengkap Dalang alias Aktor Intelektual dibalik para penambang emas liar karena jarak tempuh lokasi penambangan liar tersebut lumayan jauh sepertinya tidak relevan, di Kabupaten Sijunjung lokasi penambangan emas liar sebagian adanya didalam kota bahkan tidak jauh ada yang hanya berjarak ratusan meter dari kantor Polsek, yang sangat menakutkan lokasi penambangan emas liar hanya berjarak beberapa meter dari Tiang listrik tegangan tinggi (Sutek) bahkan dibelakang sekolah dasar sehingga sudah ada anak berusia 7 tahun jadi korban akibat terjerembab kedalam lubang galian tambang.
Hal seperti ini sangat membahayakan walaupun kasus tersebut tidak terekspos karena adanya perdamaian antara pihak korban dengan pemili tambang emas liar, bahkan ketika tim investigasi menemui orang tua anak tersebut tidak memberikan komentar ketika ditanya terkait musibah tersebut.
Tangkap Rusdianto Ketua KONI Sijunjung pemilik puluhan alat berat excavator serta beberapa orang lainnya yang disinyalir adalah pemilik alat berat yang disewakan kepada para penambang emas liar maka dengan sendirinya pasti terungkap aktor intelektual dibalik penambangan emas liar Sumatera Barat pasti akan terungkap, menurut keterangan Ketua Umum Lembaga Indonesia Investigasi Korupsi Indonesia (IIK) Drs. Ahmad Zulnaini SH. M.Si, mencontohkan "Jika seorang pemilik mobil dengan sengaja menyewakan mobilnya kepada seseorang untuk merampok maka pemilik mobil tersebut dianggap ikut serta bersekongkol melakukan perampokan,
sama dengan pemilik alat berat dengan sengaja menyewakan alat berat excavator untuk dipakai oleh para penambangan emas liar yang notabene dilarang pemerintah maka pemilik alat berat juga telah melakukan tindak pelanggaran hukum" tandas Zulnaini
Oleh sebab itu saya anjurkan lanjut Ketua Umum LSM IIK Drs Ahmad Zulnaini SH. M.Si, "TANGKAP SEMUA PEMILIK ALAT BERAT PASTI AKAN TERUNGKAP SIAPA DALANG DIBALIK PENAMBANGAN EMAS LIAR YANG ADA DI SUMATERA BARAT", demikian ketegasan Zulnaini terkat keberlangsungan operasi tambang emas liar yang selama ini menurut Polda Sumatera Barat kesulitan mencari dalang penambangan emas liar.
Redaksi