10 Juli 2026 | Dilihat: 56 Kali

Wujudkan Lingkungan Kondusif Bhabinkamtibmas Polres Tanjabtim Gencar Sosialisasi Anti Geng Motor

Wujudkan Lingkungan Kondusif Bhabinkamtibmas Polres Tanjabtim Gencar Sosialisasi Anti Geng Motor

Tanjabtim-Jambi | mapikornews.com — Guna mencegah kenakalan remaja dan menekan potensi gangguan kamtibmas, jajaran Bhabinkamtibmas Polres Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) secara serentak menggelar sosialisasi anti geng motor dan aksi brandalan. Kegiatan berlangsung di sejumlah desa dan kelurahan, Jumat (10/7/2026) mulai pukul 09.00 WIB.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya preventif Polri agar para pelajar dan remaja tidak terjerumus ke dalam aksi kekerasan jalanan.

Sosialisasi Serentak di 12 Titik,  Sosialisasi dilakukan langsung oleh para Bhabinkamtibmas di wilayah binaannya masing-masing. Di antaranya:

1.  Aipda Uso Asopa- BKTM Simpang Datuk, Polsek Nipah Panjang2.  Aipda M. Paluti, BKTM Lambur I dan Lambur II, Polsek Muara Sabak Timur  3. Aipda Dapit Erikmen Sitohang - BKTM Kelurahan Bandar Jaya, Polsek Rantau Rasau4.  Aipda Mizwar Harahap - BKTM Desa Bukit Tempurung, Polsek Mendahara Ulu5.  Bripka Baga Silalahi - BKTM Kota Raja, Polsek Muara Sabak Timur6. Bripka Acok Hasanuddin - BKTM Baku Tuo, Polsek Sadu7.  Briptu Iqbal Kurnia Sandi - BKTM Desa Rasau dan Sungai Rambut, Polsek Berbak8. Bripka Bayu Ramadhan - BKTM Desa Rantau Rasau I, Polsek Rantau Rasau9. Brigpol M. Aris, BKTM Siau Dalam, Polsek Muara Sabak Timur10. Aiptu Arif Yunanto BKTM Lagan Tengah, Polsek Geragai11. Bripka Yudi Saputra, BKTM Desa Sinar Kalimantan, Polsek Mendahara Ilir12.Bripka Azhar, -BKTM Sabak Ulu, Polsek Muara Sabak Timur

Edukasi Bahaya Geng Motor dan Konsekuensi Hukum, Dalam penyampaiannya, para Bhabinkamtibmas menegaskan bahwa keberadaan geng motor berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, tindak kriminalitas, hingga keresahan di masyarakat.

Para remaja diberikan edukasi mengenai bahaya bergabung dengan kelompok geng motor. Termasuk konsekuensi hukum jika terlibat tawuran, kekerasan jalanan, balap liar, penggunaan knalpot brong, hingga penyalahgunaan narkoba.

“Jika terlibat aksi kriminal, masa depan kalian yang dirugikan. Bisa berurusan dengan hukum dan memiliki catatan buruk,” pesan salah satu Bhabinkamtibmas kepada pelajar.

Libatkan Orang Tua dan Tokoh Masyarakat,Selain menyasar remaja, sosialisasi juga menyasar orang tua, guru, tokoh adat, tokoh agama, dan perangkat desa. Mereka diminta berperan aktif dalam pembinaan dan pengawasan generasi muda.

Masyarakat juga diimbau untuk segera melapor ke Bhabinkamtibmas atau Polsek terdekat apabila menemukan indikasi aktivitas yang meresahkan.

Para orang tua diminta meningkatkan pengawasan, membatasi aktivitas anak di luar rumah pada malam hari, dan tidak memberikan izin anak di bawah umur mengendarai sepeda motor.

Harapan: Sinergi Ciptakan Kamtibmas Kondusif.Melalui kegiatan ini, Polres Tanjabtim berharap tumbuh kesadaran hukum di kalangan pelajar dan remaja. Sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat dalam mencegah aksi kriminalitas jalanan.

Kegiatan ini merupakan wujud pendekatan edukatif, preventif, dan humanis Polri untuk menciptakan situasi keamanan yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten  Tanjabtim, terang sumber kehumasan Polres Tanjabtim. (Jdk)