Maluku Tengah | mapikornews.com — Penguatan kualitas sumber daya aparatur menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik.
Hal tersebut tercermin melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Mutasi/Rotasi Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah yang resmi ditutup oleh Sekretaris Daerah, Dr. Rakib Sahubawa,S.PI.,M.Si., di Masohi, Jumat (6/11/2026).
Penutupan dihadiri Tim Panitia Seleksi Uji Kompetensi JPT Pratama, para Asisten dan Staf Ahli, Pimpinan Perangkat Daerah, dan seluruh peserta.
Sebanyak 20 pejabat telah mengikuti proses penilaian untuk melihat kemampuan, pengalaman, serta kesiapan dalam menjalankan tanggung jawab pada posisi strategis pemerintahan.
Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir dalam sambutannya yang dibacakan Sekda menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti proses dengan sungguh-sungguh hingga selesai.
Bupati menegaskan bahwa dalam birokrasi, yang paling utama bukanlah jabatan yang diduduki, tetapi bagaimana menjalankan amanah, menunjukkan kinerja, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui tahapan Ukom ini, pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa setiap penempatan pejabat didasarkan pada kebutuhan organisasi dan kualitas individu, bukan semata-mata pergantian posisi.
Bupati juga memberikan penghargaan kepada Tim Pansel yang telah bekerja secara profesional, objektif, independen, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Diharapkan, hasil uji kompetensi tersebut dapat menjadi pijakan dalam membangun birokrasi yang lebih adaptif, berintegritas, dan memiliki orientasi kuat terhadap hasil kerja serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
"Mari kita bangun birokrasi pemerintah yang profesional, berintegritas, adaptif, dan memiliki semangat kerja yang tinggi," pesan Bupati lewat Sekda, sekaligus menutup kegiatan secara resmi. (MoL)