19 September 2026 | Dilihat: 85 Kali

Aksi Ninja Sawit Wilayah Parit Culum I Semakin Merajalela, Seluas 5 Ha TBS Siap Panen Ludes Disapu Bersih

Aksi Ninja Sawit Wilayah Parit Culum I Semakin Merajalela, Seluas 5 Ha TBS Siap Panen Ludes Disapu Bersih

Tanjabtim-Jambi | mapikornews.com — Aksi komplotan ninja sawit di wilayah Kelurahan Parit Culum I, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), semakin merajalela dan terkesan tak tersentuh hukum.

Seluas 5 hektare kebun sawit milik warga yang berlokasi di belakang GOR disapu bersih oleh kawanan pencuri. Aksi itu diperkirakan terjadi Jumat magrib, 18 September 2026.Hal itu diungkapkan Burhan, salah satu korban, Sabtu (19/09/26).

Kronologisnya, pada Sabtu pagi (19/09), Burhan bersama dua pemilik kebun lainnya, Wahyu dan Arif, hendak melakukan panen serentak di satu hamparan seluas 5 hektare tersebut.

Namun setibanya di kebun, mereka sangat terkejut. Semua tandan buah segar (TBS) yang siap panen sudah melompong, habis dicuri oleh orang tak dikenal.

"Kami bertiga mau panen, sampai di lokasi buah sudah tidak ada lagi. Pokok sawit pada melompong habis disapu," tutur Burhan dengan nada sedih.

Menurut Burhan, kawanan ninja tersebut diduga menggunakan mobil jenis Carry. Hal itu terlihat dari jejak bekas roda mobil di jalan kebun.

" Kami menduga pelaku pakai mobil Carry, bekas bannya masih baru di jalan. Pelaku nekad dan diduga telah terorganisir pemain lama," ungkapnya.

Akibat aksi ninja tersebut, buah sawit dari 5 hektare kebun diperkirakan raib antara 1,5 hingga 2 ton. Jika dirupiahkan dengan harga TBS Rp 3.100 per kg, kerugian ditaksir mencapai Rp 4,6 juta hingga Rp 6,2 juta dalam satu malam.

Warga menyebut, wilayah belakang GOR Parit Culum I sudah sering menjadi sasaran ninja sawit, namun belum pernah ada pelaku yang tertangkap.

Para korban kini menaruh harapan besar kepada Polsek Muara Sabak Barat. "Kami ini petani kecil, Pak. Kalau 2 ton hilang dalam semalam, kami mau makan apa? Kami minta tolong Polsek Muara Sabak Barat, tolong perhatikan kami," harap mereka. (Jdk)