20 Mei 2026 | Dilihat: 30 Kali

Belajar Beralaskan Lantai, Kadis Pendidikan Tanjabtim, Syafaruddin Pastikan Meja Kursi SDN 70/X Sungai Jeruk Segera Terpenuhi Tahun Ini

Belajar Beralaskan Lantai, Kadis Pendidikan Tanjabtim, Syafaruddin Pastikan Meja Kursi SDN 70/X Sungai Jeruk Segera Terpenuhi Tahun Ini

Tanjabtim-Jambi | mapikornews.com — Keluhan tentang minimnya sarana belajar di SDN 70/X Sungai Jeruk, Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), akhirnya mendapat titik terang. Setelah mencuatnya kondisi siswa yang terpaksa belajar duduk di lantai kelas, Kadis Pendidikan Tanjabtim, Syafaruddin memastikan pengadaan meja dan kursi akan terisi pada tahun ini, segera kami merealisasikan mobiler sekolah tersebut pada tahun ini juga, sebut Kadis lebih meyakinkan, pada Rabu, 20/05/26.

Kondisi seperti sebelumnya disampaikan, bahwa anak-anak kelas IA, Kelas II A, dan Kelas II B, mengikuti pelajaran tanpa fasilitas dasar. Dari total 231 siswa di sekolah tersebut, kekurangan mobiler yang dinilai sangat mengganggu kenyamanan dan konsentrasi belajar.

“Kami merasa miris. Belajar duduk di lantai tentu tidak nyaman bagi anak-anak, baik dari sisi postur kesehatan maupun fokus mereka saat menerima pelajaran,” sangat menggangu konsentrasi siswa, mengungkapkan salah satu wali murid sebagaimana ekspus media ini, Selasa 19/05.

Sebagai wujud responsif menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Tanjabtim Syafaruddin bahwa penyediaan fasilitas sudah masuk dalam perencanaan anggaran. “Kita anggarkan dalam perubahan anggaran. Artinya, pada tahun ini akan siap terpenuhi,” ujar Kadis yang juga diamini Kabid Sapras SD Mario.

Langkah ini diambil agar proses belajar mengajar di SDN 70/X Sungai Jeruk dapat kembali berjalan layak dan sesuai standar. Pengadaan melalui APBD Perubahan dinilai sebagai jalur tercepat untuk menjawab kebutuhan yang memang mendesak, terang Mario menambahkan.

Sebagai jawaban dari Diknas Tanjabtim, kini, masyarakat dan orang tua siswa SDN 70/X Sungai Jeruk menanti realisasi janji tersebut. 

Harapannya, tahun ajaran berikutnya seluruh siswa dapat belajar dalam kondisi yang lebih nyaman, aman, dan kondusif, sebagaimana dijamin dalam amanat sistem pendidikan nasional. (Jdk)