20 Mei 2026 | Dilihat: 30 Kali

Kesigapan Kasat Lantas Polresta Banda Aceh Dalam Mengawal Para Pendemo

Kesigapan Kasat Lantas Polresta Banda Aceh Dalam Mengawal Para Pendemo

Banda Aceh | mapikornews.com — Peran strategis jajaran Satuan Lalu Lintas Polresta Banda Aceh terlihat menonjol dalam pengamanan aksi unjuk rasa JKA Jilid II di depan Kantor Gubernur Aceh, Senin (11/5/2026). Dipimpin langsung Kasat Lantas Polresta Banda Aceh, Kompol Mawardi, S.E., M.M, pengawalan terhadap ribuan mahasiswa yang melakukan long march dari Stadion H. Dimurthala Lampineung menuju Kantor Gubernur Aceh berlangsung tertib, aman, dan penuh pendekatan humanis.

Kasat Lantas Polresta Banda Aceh, Kompol Mawardi, terus mengerahkan personel untuk mengamankan dan mengawal sejumlah demonstrasi di wilayah Kota Banda Aceh dengan melakukan rekayasa lalu lintas dan pengalihan jalan di titik-titik rawan kemacetan.

Tindakan dan strategi yang biasa diterapkan oleh jajaran Satlantas dalam mengawal aksi unjuk rasa meliputi, Penutupan dan Pengalihan Arus, Menutup sementara jalan di sekitar lokasi vital aksi (seperti area gedung DPR Aceh/DPRA atau Kantor Gubernur) untuk menjamin keselamatan demonstran dan pengguna jalan.

Pengerahan Personel dilakukan dengan menempatkan puluhan hingga ratusan petugas Satlantas untuk bersiaga memandu kendaraan dan mencegah penumpukan massa di jalan raya.

Selanjutnya Aksi pengawalan tersebut menjadi bukti bahwa kepolisian, khususnya Satlantas Polresta Banda Aceh,melakukan Koordinasi Lintas Sektor Bekerja sama dengan satuan pengamanan lainnya untuk mengantisipasi potensi gesekan dalam menjaga ketertiban umum.

Terlihat jelas Kondisi lalu lintas di sejumlah titik strategis tetap terkendali berkat koordinasi cepat dan kesiapsiagaan personel di lapangan.

Kesigapan personel dari personel lain nya juga memastikan demonstrasi tetap berjalan tertib, kondusif, dan aktivitas lalu lintas masyarakat umum berjalan lancar agar tidak lumpuh total. 

Pengamanan yang dilakukan Satlantas Polresta Banda Aceh juga memperlihatkan profesionalisme aparat dalam mengawal aksi massa berskala besar. Ribuan mahasiswa yang bergerak melakukan long march dapat melintas dengan aman tanpa menimbulkan kemacetan berarti.

Aksi pengawalan tersebut menjadi bukti bahwa kepolisian, khususnya Satlantas Polresta Banda Aceh, tidak hanya bertugas menjaga kelancaran jalan raya, tetapi juga hadir mengawal hak demokrasi masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum. (Cici Mns)