22 Oktober 2025 | Dilihat: 467 Kali

Bupati dan Wakil Bupati Sijunjung Terkesan Masa Bodoh, Abaikan Laporan LSM Indonesia Investigasi Korupsi (IIK)

Bupati dan Wakil Bupati Sijunjung Terkesan Masa Bodoh, Abaikan Laporan LSM Indonesia Investigasi Korupsi (IIK)
Bupati dan Wakil Bupati Sijunjung Terkesan Masa Bodoh, Abaikan Laporan LSM Indonesia Investigasi Korupsi (IIK)

Sijunjung Sumbar || mapikornews.com

Bupati dan wakil Bupati Sijunjung seolah hilang ditelan bumi, setiap kali pihak anggota Investigasi dari LSM Indonesia Investigasi Korupsi hendak meminta klarifikasi kepada Bupati Sijunjung tidak pernah ada ditempat, jawaban sama selalu diterima dari staf Bupati yang ada di kantor, bahwa Bupati lagi ke Jakarta.

Junaedi menjelaskan kepada media online mapikornews.com bahwa "kalimat klise yang selalu diterima saya ialah Bupati ke Jakarta" ketika ditanya keberadaan wakil Bupati jawaban yang diterima sama seperti kemarin kemarin bahwa para staf tersebut "tidak tahu dimana keberadaan wakil Bupati" tandas Junaedi.

Entah seperti apa jalannya roda pemerintahan kabupaten Sijunjung yang pasti Bupati dan wakil Bupati hampi tidak pernah ada ditempat dalam rangka menjalankan roda pemerintahan, laporan masyarakat seolah terabaikan begitu saja, bagaimana menjadikan kabupaten miskin di Sumatera Barat ini menjadi kabupaten yang cukup dipandang sepertinya cuma isapan jempol belaka.

Hal jelas diketahui dari masyarakat antara lain ada wali nagari yang setiap bulan memungut biaya internet yang dipasang dirumah rumah masyarakat akan tetapi masyarakat tidak bisa menikmati internet tersebut, ketika dikonfirmasi alasannya yang diterima ialah bahwa layanan internet tersebut rusak, kerusakan tersebut sudah berlangsung lama tapi masyarakat terus diminta bayaran.

Begitu pula dengan pertanggungjawaban  penggunaan Dana Desa, banyak wali nagari ketika dimintai klarifikasi terkait penggunaan dana tersebut jawaban yang diterima hanya secara global sementara rincian pemanfaatan dana tersebut tidak pernah diberikan, seharusnya hal ini jadi perhatian pihak inspektorat pemerintah daerah kabupaten Sijunjung.

Meningkatkan kesejahteraan taraf hidup masyarakat mestinya jadi acuan Bupati dalam rangka menjalankan roda pemerintahan di Sijunjung, bagaimana meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sehingga secara otomatis akan meningkatkan taraf hidup masyarakat Sijunjung.

Laporan masyarakat adalah masukan yang harus diterima sebagai bahan koreksi dalam rangka menjalankan roda pemerintahan di Sijunjung, untuk kemajuan masyarakat, sehingga masyarakat tidak melakukan hal hal yang bertentangan dengan ketentuan dan peraturan, demi keberlangsungan hidup mereka.

Bupati dan wakil Bupati terkesan tutup mata dan telinga dalam menjalankan roda pemerintahan sehingga tatanan kehidupan di Sijunjung tidak ada perubahan dari tahun ke tahun monoton begitu saja, padahal kabupaten ini memiliki nilai kekayaan alam yang lumayan banyak, karena kurangnya inovatif pihak pemangku kepentingan sehingga yang kaya tetap kaya dan yang miskin tetap miskin.

Tugas utama Bupati dan wakil Bupati adalah sebagai pelayan masyarakat sudah seharusnya suara dan aduan masyarakat jadi prioritas utama untuk diperhatikan jangan abaikan laporan masyarakat.

(Redaksi)