5 November 2026 | Dilihat: 105 Kali

BUPATI MALUKU TENGAH TEGASKAN JABATAN AMANAH BUKAN HAK, UKOM JADI DASAR PENEMPATAN PEJABAT

BUPATI MALUKU TENGAH TEGASKAN JABATAN AMANAH BUKAN HAK, UKOM JADI DASAR PENEMPATAN PEJABAT

Maluku Tengah | mapikornews.com — Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir, SP., M.AP menegaskan bahwa Uji Kompetensi (Ukom) Mutasi/Rotasi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama bukan sekadar tahapan administratif.

Penegasan itu disampaikan Bupati saat membuka Pelaksanaan Ukom Mutasi/Rotasi JPT Pratama Lingkup Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2026 di Masohi, Rabu (4/11/2026)

"Uji kompetensi ini bukan sekadar tahapan administratif dalam proses mutasi atau rotasi jabatan. Lebih dari itu, ini merupakan bagian dari upaya kita memastikan bahwa setiap pejabat yang diberikan amanah memiliki kompetensi, integritas, dan kapasitas kepemimpinan yang sesuai dengan kebutuhan organisasi," kata Zulkarnain.

Kegiatan tersebut dihadiri Tim Penguji dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), Pimpinan Perangkat Daerah, dan para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama peserta Ukom.

Bupati menekankan bahwa jabatan adalah amanah, bukan hak. Karena itu, setiap pejabat dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan, menunjukkan kinerja terbaik, serta memiliki komitmen kuat terhadap kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah.

"Kepada seluruh peserta yang mengikuti Ukom, saya berharap agar diikuti dengan sungguh-sungguh, jujur, dan penuh tanggung jawab. Tunjukkan kemampuan, pengalaman, serta gagasan yang konstruktif bagi pengembangan organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik," ujarnya.

Zulkarnain berharap proses Ukom dapat menghasilkan pemetaan kompetensi yang objektif dan komprehensif, sehingga menjadi dasar penempatan pejabat yang tepat sesuai kebutuhan organisasi, prinsip meritokrasi, dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ia mengajak seluruh peserta menjadikan Ukom sebagai momentum evaluasi diri dan penguatan komitmen mengabdi kepada masyarakat.

"Semoga melalui proses ini, kita dapat membangun birokrasi yang semakin profesional, berintegritas, dan berorientasi pada hasil, demi terwujudnya Maluku Tengah yang maju, sejahtera, rukun, dan berkeadilan," pungkasnya. (MoL)