4 November 2026 | Dilihat: 34 Kali

BUPATI ZULKARNAIN: PKB HARUS HADIR DI TENGAH RAKYAT, BANGUN POLITIK KEBANGSAAN

BUPATI ZULKARNAIN: PKB HARUS HADIR DI TENGAH RAKYAT, BANGUN POLITIK KEBANGSAAN

Maluku Tengah | mapikornews.com — Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir, SP.,M.AP menegaskan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) harus hadir di tengah rakyat, membangun politik kebangsaan, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan Maluku Tengah.

Hal itu disampaikan Bupati saat memberikan sambutan pada Orientasi Politik, Pengukuhan Pengurus dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) DPC PKB Kabupaten Maluku Tengah Masa Bakti 2026-2031 yang mengusung tema "Membangun Politik Kebangsaan untuk Indonesia yang Lebih Baik."

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, saya menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus DPC PKB yang baru dikukuhkan. Amanah ini bukan sekadar menjalankan roda partai, tetapi tanggung jawab besar untuk mengabdi dan memberi manfaat bagi masyarakat," kata Zulkarnain.

Bupati menegaskan partai politik memiliki posisi strategis dalam demokrasi. Tidak hanya sebagai wadah aspirasi politik, tetapi juga mengemban tanggung jawab kebangsaan menjaga persatuan, merawat keberagaman, memperkuat Pancasila, dan menjaga keutuhan NKRI.

Ia berharap PKB dan seluruh kekuatan politik di Maluku Tengah membangun tradisi politik yang sehat, dewasa, santun, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

"Keberadaan partai politik harus benar-benar dirasakan manfaatnya. Tidak hanya aktif di momentum politik tertentu, tapi harus dekat dengan rakyat lewat kerja nyata, kepedulian sosial, dan keberanian menyuarakan persoalan masyarakat," tegasnya.

Khusus kepada pengurus DPC PKB 2026-2031, Bupati meminta agar senantiasa hadir di tengah masyarakat, mendengar dan memperjuangkan aspirasi, memperkuat pendidikan politik, serta ikut menjawab tantangan pembangunan daerah.

Menurutnya, Muskercab harus menjadi momentum strategis merumuskan program yang realistis, terukur, dan menyentuh kebutuhan rakyat. PKB juga harus menjadi ruang pengabdian dan kaderisasi yang melahirkan SDM berkualitas dan berintegritas.

"Keberadaan PKB tidak hanya memperkuat konsolidasi internal, tapi harus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkeadilan," ujarnya.

Menutup sambutan, Bupati berharap kegiatan tersebut melahirkan semangat baru dan gagasan konstruktif untuk memperkuat demokrasi dan pembangunan di Maluku Tengah.

"Semoga kegiatan ini menghasilkan semangat baru, gagasan konstruktif, dan komitmen bersama untuk membangun Maluku Tengah yang Maju, Sejahtera, Rukun, dan Berkeadilan," pungkas Zulkarnain.

Ia menambahkan, perbedaan pilihan politik tidak boleh menjadi penghalang untuk bersatu memperjuangkan kepentingan masyarakat, karena politik bermartabat adalah tentang pengabdian, bukan sekadar kekuasaan. (MoL)