Tanjabtim-Jambi | mapikornews.com —Memperingati Hari Kesaktian Pancasila (HKP) 01 Oktober 2026, Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Apif Firmansyah, S.E, menegaskan komitmen dunia usaha untuk menjadi garda terdepan pengawal ideologi ekonomi Pancasila.
Menurut Apif, Hari Kesaktian Pancasila bukan hanya milik TNI, Polri dan ASN, tapi milik seluruh pengusaha Indonesia. Jika Pancasila sakti secara ideologi, maka ekonomi Pancasila harus sakti secara implementasi, ungkapnya.
"Kesaktian Pancasila mengajarkan kita bahwa persatuan dan gotong royong adalah kunci selamatnya bangsa dari rongrongan. Hari ini rongrongan nya adalah ketimpangan ekonomi, penguasaan pasar oleh modal besar dan lemahnya UMKM. Di sinilah peran KADIN," tegas Apif Firmansyah, Kamis, (01/10/26).
Lebih aktual, Apif menjelaskan, KADIN Tanjabtim memaknai Hari Kesaktian Pancasila dengan 3 aksi nyata:
Pertama, menjaga Persatuan Pengusaha. KADIN Tanjabtim adalah rumah besar semua pengusaha tanpa sekat, untuk membangun kekuatan ekonomi lokal yang solid.
Kedua, mendorong Musyawarah Ekonomi. KADIN menjadi jembatan komunikasi antara pengusaha, pemerintah dan petani-nelayan agar kebijakan ekonomi daerah berpihak dan tidak merugikan rakyat kecil.
Ketiga, mewujudkan Keadilan Sosial. KADIN Tanjabtim fokus mengawal kemitraan usaha besar dengan UMKM, pemberdayaan ekonomi kerakyatan berbasis potensi daerah pertanian,perkebunan dan perikanan agar kue ekonomi merata, terangnya.
"KADIN Tanjabtim siap bersinergi dengan Pemkab Tanjabtim di bawah visi MERATA. Ekonomi kuat kalau Pancasila sakti. Pengusaha sejahtera kalau rakyat juga sejahtera. Itulah ekonomi Pancasila," tutur Apif optimis.
Atas nama KADIN Tanjabtim mengucapkan, Selamat Hari Kesaktian Pancasila 01 Oktober 2026, Tanjabtim- Indonesia Bersatu, Ekonomi Pancasila Berdaulat, tandas Apif ekspresi elegan. (Jdk)