Maluku Tengah | mapikornews.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah memberikan apresiasi atas pembangunan Pastori Sekretaris Klasis GPM Masohi yang ditandai dengan Peletakan Batu Pertama, Minggu (21/9).
Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir, SP., M.AP dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Eliezek Istia, SH., M.M mengatakan, pembangunan pastori memiliki makna penting bagi pelayanan gereja.
"Pastori bukan hanya tempat tinggal pelayan Tuhan dan keluarganya, tetapi juga menjadi bagian dari lingkungan pelayanan, tempat membangun persekutuan dan mempererat persaudaraan," ujarnya.
Bupati menilai semangat gotong royong yang ditunjukkan Klasis GPM Masohi, panitia, dan jemaat patut diapresiasi. Semangat tersebut perlu terus ditumbuhkan dalam kehidupan masyarakat Maluku Tengah.
Ia menegaskan, pembangunan tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen termasuk lembaga keagamaan. Gereja dan pemerintah memiliki tanggung jawab bersama membangun masyarakat yang rukun, damai, dan berkarakter.
Peletakan batu pertama ini turut dihadiri Majelis Pekerja Harian Sinode GPM, Ketua Klasis GPM Masohi, Pimpinan DPRD, Pimpinan OPD, para Pendeta, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan jemaat.
Bupati berharap pembangunan berjalan lancar, tepat waktu, transparan dan berkualitas. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat pela, gandong, hidup orang basudara dan semangat Masohi.
"Saya percaya ketika pekerjaan dimulai dengan doa, dilaksanakan dengan kebersamaan, dan dikerjakan dengan ketulusan, maka Tuhan akan menyertai sampai selesai," tutupnya. (MoL)