Sibolga-Sumut | mapikornews.com — Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Penarik, bersama Perum Cabang Bulog Sibolga launching penyaluran bantuan pangan berupa beras kepada warga Kota Sibolga, Rabu (26/8/2026) di Kelurahan Aek Muara Pinang, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga.
Penyaluran bantuan pangan tersebut dilakukan secara serentak di 17 Kelurahan dari 4 Kecamatan yang ada di Kota Sibolga sejak 26 Agustus-1 September mendatang.
Dalam sambutannya, Syukri menjelaskan bahwa bantuan pangan tersebut adalah bantuan Presiden Reublik Indonesia kepada masyarakat, dan bantuan yang disalurkan tersebut sebanyak 30 Kilogram per Penerima Bantuan Pangan (PBP).
"Bantuan ini diberikan 30 Kg, dan saya harapkan bantuan ini bermanfaat bagi bapak ibu agar bisa memenuhi kebutuhan sehari-sehari, harapan saya, agar bantuan tersebut jangan dijual, karena bantuan ini selain untuk meringankan beban warga juga untuk menjaga stabilitas harga beras," ucap Syukri.
Syukri juga menegaskan, dalam penyaluran Bantuan Pangan tersebut tidak dipungut biaya apapun, untuk itu para Lurah se - Kota Sibolga diminta untuk mengawal penyaluran bantuan tersebut.
"Saya pastikan dalam penyaluran ini tidak ada pungutan apapun, satu rupiahpun tidak ada," tegasnya.
Untuk memastikan seluruh warga yang telah terdata sebagai PBP sesuai data yang dikeluarkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos), para Kepala Lingkungan diminta aktif untuk melihat warga yang belum sempat datang mengambil bantuan pangan ke Kantor Lurah masing-masing.
"Kalau masyarakat tidak bisa menjemput ke Kantor Lurah, seperti sakit, tolong Kepling antarkan ke rumah masyarakat," pesannya.
Diakhir sambutannya, Syukri menyampaikan terimakasih kepada Perum Bulog Sibolga yang telah menyalurkan bantuan pangan kepada warga Kota Sibolga.
"Terimakasih kepada bapak Kepala Bulog Sibolga yang telah menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat kami. Dan informasi untuk dipehatikan bersama, data PBP ini bukan data dari kami, Pemko Sibolga, Lurah atau Kepling, ini nama-namanya dikirimkan langsung ke Bulog, Buloglah yang menyalurkan, kami Pemerintah Kota Sibolga hanya memfasilitasi penyaluran ini, datanya dari Pemerintah Pusat (Kemensos)," pungkasnya.
Sebelumnya, Kepala Perum Bulog Cabang Sibolga, Muhamad Bagus Aminullah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyaluran bantuan pangan tersebut merupakan program pemerintah pusat.
"Program bantuan pangan ini adalah salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga harga pangan dan meringankan beban pengeluaran masyarakat penerima bantuan," ucap Bagus.
Bagus menjelaskan, sesuai data PBP yang ditetapkan Pemerintah melalui Kementerian Sisial (Kemensos) Republik Indonesia, untuk Kota Sibolga, penyaluran bantuan pangan alokasi bulan Juli, Agustus, dan September akan disalurkan secara serentak selama 5 hari kerja sampai dengan 1 September 2026.
"Kepada 13.247 PBP yang tersebar di 17 Kelurahan dari 4 Kecamatan yang ada di Kota Sibolga, masing-masing penerima bantuan pangan akan mendapatkan 10 Kg untuk setiap alokasi (Bulan) atau 30 Kg untuk 3 alokasi (Bulan) sehingga total bantuan pangan yang akan disalurkan sebesar 397.410 Kg," tutur Bagus.
Pada kesempatan itu, Bagus juga berharap penyaluran bantuan pangan yang dilakukan di Kota Sibolga tersebut dapat berjalan lancar sebagaimana penyaluran alokasi pada periode sebelumnya juga mencapai 100 persen.
"Kami berharap, penyaluran dapat berlangsung dengan baik dan bantuan yang diberikan dapat diterima masyarakat yang berhak dalam kondisi baik, jumlah yang sesuai, serta memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima," tutupnya. (BS/Tim).
Keterangan foto: Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Penarik, bersama Kepala Perum Bulog Cabang Sibolga, Muhamad Bagus Aminullah saat memberikan bantuan pangan kepada warga.