9 November 2026 | Dilihat: 87 Kali

Ruziansyah Putra Pimpin DPC Partai Demokrat Tanjabtim, Roda Organisasi Tetap Jalan Pasca Wafatnya Ketua DPC Sebelumnya

Ruziansyah Putra Pimpin DPC Partai Demokrat Tanjabtim, Roda Organisasi Tetap Jalan Pasca Wafatnya Ketua DPC Sebelumnya

Tanjabtim-Jambi | mapikornews.com —Keberlangsungan roda organisasi Partai Demokrat Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), dipastikan tidak vakum pasca wafatnya Ketua DPC Sebelumnya, almarhum H. Saipudin, pada 29 Juli 2026 lalu.

Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi, Dr. Ir. H. Ahmad Fauzi, M.T, telah menunjuk Ruziansyah Putra, S.IP sebagai Plt Ketua DPC Partai Demokrat Tanjabtim. Penunjukan tersebut sekaligus persiapan konsolidasi  Musda yang dijadwalkan pada Desember mendatang.

Jabatan pimpinan strategis DPC dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara sebagai Plt sekaligus penanggungjawab persiapan konsolidasi Musda internal DPC Demokrat."Penunjukan Plt ini untuk menjalankan amanat partai, mempersiapkan pelaksanaan Musda yang diagendakan Desember mendatang," sebut Ruziansyah Putra, menjawab pertanyaan wartawan, Minggu, 08/11/26.

Ruziansyah yang juga menjabat Anggota DPRD Tanjabtim memastikan, konsolidasi Musda nantinya akan dihadiri Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi bersama jajaran elit DPD serta PAC dan Ranting se-Kabupaten Tanjabtim.

Dalam agenda Musda akan diisi dengan pembekalan sikap politik internal partai kedepannya yang akan diikuti para kader dan  menghadirkan narasumber dari elit pimpinan DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi.

"Pada agenda tersebut akan dilakukan pemilihan Ketua definitif DPC Partai Demokrat Tanjabtim periode 2026-2031," tambahnya.

Apakah Ketua Plt akan secara otomatis menduduki jabatan Ketua nantinya? Ruziansyah menjawab tegas, tidak menjadi jaminan.

"Semua ketentuan akan melalui mekanisme partai dan setiap kader akan diberi ruang untuk mendaftar dan berhak maju sebagai kandidat bursa Ketua," terangnya.

Di tengah proses konsolidasi itu, muncul penilaian dari pemerhati politik lokal. Ruziansyah Putra dinilai layak memimpin Ketua DPC Demokrat Tanjabtim secara definitif.

Penilaian itu bukan tanpa dasar. Ruziansyah dinilai memiliki tiga modal politik sekaligus yaitu, pengalaman sebagai legislator aktif yang paham aspirasi konstituen, kemampuan bernegosiasi lintas fraksi di DPRD, dan kedekatan dengan struktur hingga ke tingkat PAC dan Ranting, sebut sumber yang enggan namanya disebut.

Penilaian tersebut sejalan dengan pesan kepemimpinan yang selalu disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat, Dr. H. Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc., M.P.A., M.A. (AHY), bahwa pemimpin Demokrat harus hadir, bekerja dan  merangkul semua kader, bukan hanya memimpin dari belakang meja.

AHY selalu menekankan, Demokrat harus menjadi partai yang modern, solid, dan dekat dengan rakyat. Pemimpin di daerah harus mampu menjaga soliditas organisasi, merawat kader, dan memenangkan hati masyarakat melalui kerja nyata, lanjut  Ruziansyah menerangkan.

Dalam konteks Tanjabtim, sosok Ruziansyah dinilai merepresentasikan pesan itu. Ia tidak hanya ditunjuk sebagai Plt, tetapi juga bekerja menggerakkan konsolidasi, menjaga agar organisasi tidak vakum dan memberi ruang demokrasi internal bagi setiap kader yang ingin maju.

Pemerhati politik lokal yang merupakan bagian dari masyarakat Tanjabtim akan menanti dan semua mata akan  tertuju kepada keputusan Musda pada Desember mendatang. Apakah Ruziansyah akan mendapat amanah penuh sebagai Ketua definitif? Mekanisme partai yang akan menjawabnya.

Yang jelas, Demokrat Tanjabtim telah menunjukkan bahwa pasca ditinggal sosok H. Saipudin, organisasi ini tetap berdiri tegak, tetap solid dan tetap bergerak.

Sebagaimana diketahui publik, bagi Demokrat, kepemimpinan bukan tentang siapa yang ditunjuk, tetapi siapa yang mampu menjaga organisasi tetap hidup dan dipercaya rakyat.(Jdk)